639 Personel TNI/Polri Disiagakan Amankan Pilkada Susulan di Paniai

PAPUA, Jawara Post – Sebanyak 639 personel TNI/Polri disiagakan untuk mengamankan Pilkada susulan Kabupaten Paniai, Papua pada Rabu (25/7/2018). Ratusan personel itu terdiri dari 539 aparat kepolisian dan 100 personel aparat TNI.

Ratusan personel itu akan mengamankan 267 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 216 kampung dari 23 distrik di Kabupaten Paniai.

Dari 23 distrik tersebut, 6 distrik akan dilalui melalui jalur udara, 13 distrik melalui jalur danau, dan 4 distrik melalui jalur darat.

“Masing-masing perwira pengendali lapangan agar bisa mengendalikan anggota mengawal pelaksanaan pilbup ini dengan baik. Dari mulai membawa kotak suara sampai di tujuan hingga dibawa kembali ke kantor KPU,” kata Kapolres Paniai AKBP Supriyagung, Minggu (22/7/2018).

Dia juga mengingatkan kepada seluruh personel untuk tetap menjaga netralitas dan tidak melakukan politik praktis.

Sebab, siapapun yang terpilih nantinya itulah pilihan masyarakat. “Siapapun dia yang terpilih, yang jelas kami sudah komitmen bahwa aparat TNI dan Polri adalah aparatur negara yang mengawal jalannya agenda nasional ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Pilkada Paniai ditunda karena adanya perbedaan pandangan antara KPU dan Panwaslu setempat soal jumlah pasangan calon.

KPU Kabupaten Paniai memutuskan satu pasangan calon, sementara Panwaslu Paniai menginginkan adanya dua pasangan calon.

Hal ini membuat Pilkada Paniai tidak dapat diselenggarakan pada 27 Juni, sehingga KPU Provinsi Papua harus mengambil alih tugas KPU setempat.

KPU Papua kemudian memutuskan Pilkada Paniai akan diikuti dua pasangan calon yaitu, pasangan petahana Hengky Kayame-Yeheskiel Teneuyo dan pasangan calon Meki Nawipa-Oktopianus Gobay.

@kps


TAG

Menyingkap Tabir Menguak Fakta