Baru Digarap Proyek Rabat Beton Dari DD Desa Ampelan Wringin, Sudah Retak

BONDOWOSOJawara Post — Sebuah proyek rabat beton yang baru saja dibangun, sudah mulai rusak. Tak ayal, wargapun mengeluh dan menduga kuat pelaksana kegiatan bermain main dalam anggaran. Bahkan, salah seorang aktifis LSM Jawara akan mengevaluasi dan segera melaporkan fakta dilapangan dan keluhan warga tersebut.

Program Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN, dengan membangun rabat beton RT 09 RW 03 Dusun Utara Sungai, Desa Ampelan, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, dikeluhkan warga. Rabat itu dengan volume kurang lebih 150m dan dibanguan pada akhir tahun 2019, dinilai tidak sesuai spesifikasi, Rabu (12/02/2020).

Buktinya, rabat banyak yang retak, padahal jalan rabat tersebut tidak dilintasi kendaraa bermuatan berat. Akibatnya, banyak asumsi masyrakat yang kurang bagus terhadap pemerintahan desa, bahkan ada yang menilai akan rusaknya jalan rabat beton itu, lantaran minimnya pengawasan dari Muspika, terutama Camat Wringin.

Menurut warga dilingkungan sekitar proyek tersebut yang tidak mau disebutkan namannya, membenarkan bahwa benar adanya satu bulan lalu yang dibanguan. “iya benar mas jalan ini bangunan baru satu bulan lalu, coba tanya ke pak RT saja,” jelas warga RT 09.

Terpisah tempat, Pak Mus selaku ketua RT sekaligus juga pekerja menjelaskan perihal banguanan tersebut, bahwa untuk semen sudah banyak tapi tidak menggunakan pelastik pada dasar tanah.

“Saya tidak tau kalau sudah rusak, tapi kalau untuk semen sudah tua bukan caranya satu semen paling satu meter setengah karena jalan lingkungan warga kan ingin yang awet, tidak menggunakan plastik cor. Bisa jadi, retak itu karena bahan yang sekarang tidak sama dengan yang dulu, kalau bahan yang sekarang banyak campuran,” kilahnya, menyalahkan kwalitas material yabg dijual toko bangunan.

Sementara, Camat Wringin, Suhaji S.sos, saat dikonfirmasi pihaknya langsung berjanji akan menghubungi Kades Ampelan untuk mengecek lokasi. Tolong jangan direkam, saya akan menghubungi kadesnya dan mengecek ke lokasi rabat,” ucapnya pada wartawan Jawara.

Sedangkan Kades Ampelan, Sunardi, belum berhasil ditemui dikediamannya dan hasil konfirmasi Via telepon maupun Via Whatsapp Kades Ampelan tidak ada respon.

Ady Anteng



Menyingkap Tabir Menguak Fakta