Daerah Besuki Situbondo Mulai Dilanda Kekeringan

BLOROJawara Post —Musim kemarau kali ini membuat sebagian desa di Kecamatan Besuki, mulai dilanda kekeringan.

Sejumlah sumur yang biasa dijadikan tumpuhan memenuhi kebutuhan akan air bersih sudah banyak yang mengering. Tak heran, ratusan warga mulai kebingungan dan berharap pemerintah turun tangan.

Kawasan yang mulai kesulitan air bersih adalah Desa Bloro, Kecamatan Besuki, Situbondo, Jawa Timur. Sedikitnya 5 RT (rukun tetangga) dilingkup RW 05 Dusun Petak, sumur sumur yang ada telah mengering.

“Kondisi ini mulai membuat warga cemas lantaran sumur pada kering. Beragam cara telah dilakukan, namun hasilnya nihil,” tutur Hapid.

Kata warga Dusun Petak itu, ia bersama puluhan kepala keluarga (KK) terpaksa bersusah payah mengambil air bersih berjarak cukup jauh. Terdekat, warga mengambil air bersih disumur bor yang sedang digarap.

“Paling dekat ya diproyek Pamsimas, meski airnya belum jernih betul. Untuk MCK, ya ke sungai ujung barat itu Mas,” inbuhnya.

Pantauan dilapangan, warga Dusun Petak Taman, Desa Bloro Situbondo, harus rela antri demi mendapat air bersih diponpes dimana terdapat satu – satunya mata air yang masih mengalir.

Sebagian lagi gunakan motor mengambil air di Sumur Bor (proyek Pamsimas). Untuk area persawahan, petani terpaksa gunakan mesin sedot dan harus rela nambah biaya tanam.

Kondisi terparah masing masing dilingkungan RT 12 ,13 dan RT 14, tercatat masuk kawasan RW 05. Sejumlah sumur yang ada telah kering, meski sebelumnya sempat dilakukan upaya menguras dan lain semacamnya.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan. Paling tidak bisa meringankan beban kami tentang kebutuhan air bersih,” tutup Hapid.

Redaksi



Menyingkap Tabir Menguak Fakta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *