Dinilai Melanggar, Cabup Yusuf dipecat PDI-P

BANYUWANGI, Jawara Post – Majunya Yusuf Widyatmoko, SSos dalam Pilkada serentak sebagai Calon Bupati Banyuwangi ternyata berbuntut pemecatan dirinya dari keanggotaan PDI Perjuangan. Yusuf yang mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, dinilai telah melanggar kode etik dan disiplin partai.

SK Pemecatan tertanggal 1 Oktober 2020 yang ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, dibacakan oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, DR. Hj. Untari Bisowarno, M.AP di kantor DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Jumat (9/10/20) pukul 19.00 WIB.

Dalam SK pemecatan tersebut, Yusuf dinilai tidak mengindahkan instruksi DPP PDI Perjuangan terkait rekomendasi Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi pada Pilkada serentak 2020. Yusuf tetap memaksakan diri mencalonkan sebagai calon bupati dari parpol lain, yakni PKB dan Demokrat.

“Adalah pembangkangan terhadap ketentuan, keputusan dan garis kebijakan partai, yang merupakan pelanggaran kode etik dan disiplin partai, dikategorikan sebagai pelanggaran berat,” tulis SK Pemecatan tersebut.

Akibat tindakan Yusuf itu, DPP Partai menerbitkan SK Pemecatan terhadap Yusuf dari keanggotaan PDI Perjuangan.

“DPP menetapkan memberikan sanksi organisasi berupa pemecatan kepada Yusuf Widyatmoko, SSos dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” ucap Untari, membacakan isi SK Pemecatan yang disambut tepuk tangan fungsionaris dan puluhan kader partai.

Ditambahkan, Yusuf dilarang melakukan kegiatan dan menduduki jabatan apapun yang mengatasnamakan PDI Perjuangan.

“DPP PDI Perjuangan akan mempertanggungjawabkan surat keputusan ini pada Kongres Partai,” kata Untari, ketika membacakan SK tersebut.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, SE, menyatakan, berpartai itu sudah seharusnya tegak lurus dengan perintah partai. Jika sampai berani mbalelo, tentu ada konsekuensinya, yaitu pemecatan dari partai.

“Jadi sekarang sudah semakin menguatkan dan mensolidkan kader dan simpatisan PDI Perjuangan, bahwa hanya pasangan Ipuk – Sugirah lah pasangan yang di usung partai,” tegas Made.

Dhonny



Menyingkap Tabir Menguak Fakta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *