Disini Kupijak Bumi Merdeka

JATENG : Pilkades Singopadu Sragen Dipastikan Gesekan Makin Keras

SRAGEN,  Jawara Post Pertarungan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Singopadu, Kecamatan Sidoharjo dipastikan bakal berlangsung sengit. Hingga dua hari sebelum penutupan pendaftaran Sabtu (3/8/2019), hanya dua calon yang sudah memastikan mendaftar.

Dua kandidat itu adalah Sukarno yang dikenal dengan sapaan Kenok dan petahana Heru Tarwoco yang dikenal dengan sapaan Truwok. Dua nama tersebut juga adalah calon bertarung di Pilkades 2013 silam sehingga jika tak ada tambahan pendaftar, dipastikan Pilkades September 2019 bakal menjadi pertarungan ulangan Pilkades sebelumnya.

“Sampai hari ini (Sabtu, 3/8/2019), yang mendaftar dua orang. Yang pertama mendaftar, Sukarno, kemudian pendaftar kedua Heru Trawoco,” papar Ketua Panitia Pilkades Singopadu, Suyatno kepada awak media.

Ia menguraikan pendaftaran balon Pilkades akan ditutup Senin (5/8/2019). Saat menerima pendaftaran, ia juga menyampaikan kepada bakal calon, agar tim sukses yang didaftarkan berdomisili di wilayah desa setempat sesuai dengan ketentuan di Perbup maupun Perda.

ilustrasi

Di sisi lain, Heru Tarwoco yang notabene adalah calon petahana, mendaftar dengan didampingi koordinatornya, Heri Kistoyo.

Pendaftaran dilakukan pada Kamis (1/8/2019) dengan diantar puluhan relawan dan simpatisannya. Heri mengatakan Heru merupakan tokoh muda yang diklaim masih diharapkan rakyat Singopadu.

“Selama 6 tahun menjabat banyak hal yang berubah jauh lebih baik, infrastruktur, penataan kantor kelurahan dan manegerial perkantoran yang tidak ada masalah.

Saya mewakili tokoh muda maupun tua menyampaikan hal ini agar publik mengetahui kehendak masyarakat Singopadu beserta tokoh muda maupun tua yang berbaur menghantarkan Mas Heru maju kembali memimpin Desa Singopadu,” paparnya.

Sementara, sang penantang Sukarno alias Kenok mendaftar beberapa hari sebelumnya. Ia mendaftar juga dengan dikawal tim sukses yang dipimpin Samto bersama warga.

Mereka mengusung semangat perubahan untuk membawa Singopadu menjadi lebih transparan dan maju.

Wardoyo/red/JP



Menyingkap Tabir Menguak Fakta