Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D

JAWA TIMUR : DPRD Desak DPUPR Segera Tangani Keluhan Warga Petani

SITUBONDO, Jawara Post—Janur Sastra Ananda, anggota DPRD Situbondo langsung bereaksi tatkala menerima pengaduan dari petani Karang Malang, Desa Tribungan, Mangaran, Situbondo. Ia mendesak kepala dinas PUPR segera mengevaluasi dan segera menangani kondisi tersebut.

Informasinya, begitu ada puluhan petani mengadu tentang ratusan hektare tanaman jagung terancam gagal panen, pihaknya langsung koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Situbondo.

Suasana kordinasi dengan Kadis PUPR Sutubondo

Menurutnya, persoalan ini sangat urgen dan segera ditangani. Janga sampai petani alami gagal panen. ”Untuk jangka pendek saya minta kepada kepala DPUPR untuk melakukan normalisasi di saluran pembuangan milik PG Olean, agar selama PG Olean masih giling, air dari saluran pembuangan itu dapat ditampung di waduk Se Pao,” tegasnya.

Wakil rakyat dari Fraksi Demokrat ini menambahkan, selain melakukan koordinasi dengan DPUPR Pemkab Situbondo, agar selama PG Olean tutup giling petani mendapat air untuk tanaman jagungnya, pihaknya juga koordinasi dengan pihak PG Olean.

”Sehingga jika PG Olean tutup giling, para petani bisa memanfaatkan air dari waduk untuk mengairi tanaman jagungnya. Bahkan, dalam koordinasi tersebut, pihak PG Olean berjanji tetap memberikan kebijakan mengalirkan air ke saluran pembuangan milik PG Olean,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, tanaman jagung 197 hektare yang sudah berumur satu bulan lebih, hanya mendapat air dari saluran pembuangan milik PG Olean pada saat giling. Sehingga, para petani mengira akan klimpungan dikala pabrik tidak beroperasi.

“Karena itulah saya bersama petani yang lain mendatangi Kantor DPRD Situbondo, agar selama PG Olean tutup giling, ratusan tanaman jagung milik petani tetap mendapatkan air yang cukup,” ujar Musahnan, perwakilan petani yang kompak datangi kantor dewan.

Ilustrasi tanaman jagung terancam gagal panen

Kunjungan mereka bukanlah demo ke DPRD, melainkan meminta solusi kondisi pertanian yang sedang dihadapi, terutama soal irigasi. Kemarau panjang juga mengancam akan situasi kekeringan dilahan pertanian. Saat dikantor dewan, mereka diterima dan ditemui oleh Janur Sastra Ananda.

Sementara, kepala dinas PUPR Situbondo, Ir. H. Gatot, belum berhasil dimintai jawabannya akan desakan Wakil Rakyat yang tercatat sebagai politisi Partai Demokrat, terkait solusi tercepat penanggulangan kekeringan dan potensi gagal panen pada tahun ini.

Fat/Udins/Jp



Menyingkap Tabir Menguak Fakta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *