JAWA TIMUR : Proyek Aspal Siluman Dikeluhkan Masyarakat Gadingsari

BONDOWOSOJawara Post –Proyek aspal jalan yang menuju balaI desa Gading Sari diduga tidak sesuai spekualifikasi (spec). Bahkan, lantaran tidak ada papan nama (nameboard) dilokasi, proyek ini dianggap ptoyek siluman. Tak ayal, wargapun penasarn dan mulai menyoal garapan aspal jalan ini, Selasa (14/05/2019).

Saat ditemui dibalai desa, Kades Gadingsari, Kecamatan Binakal, mengaku sempat menerima pemberitahuan, namun tidak ada tindak lanjutnya lagi. “Sudah memberitahu, cuma saja tidak ada kelanjutan setelah itu. Sebagai kades, saya ia okay saja, asal garapannya pro rakyat dan sesuai dengan anggaran yang ada,” katanya.

Penampakan jalan aspal yang dinilai proyek siluman di Desa Gadingsari

Disisi lain, warga setempat sempat menunjukkan titik pekerjaan yang dianggap tidak becus tersebut. Warga mengaku bahwa kontraktor yang menggarap pengaspalan itu, hanya mengutamakan hasil atau keuntungan, tanpa memikir kwalitas pekerjaan dan azas manfaat bagi warga setempat.

“Nekah gereben lorongah tak ejeb Mas. Masak aspal gun engak se eter ter. Penggireh jugen tak genah, kaule yakin sekejek rosak aspal nekah (ini garapannya tidak becus Mas. Mosok aspalnya kayak ditetes aja. Pinghirnya juga terksan asal, saya yakin sebentar lagi jalan aspal ini cepat rusak,” tuturnya, berlogat bahasa Madura kental.

Menyikapi hal ini, ketua umum lembaga swadaya masyrakat (LSM) Jawara sontak angkat bicara. Menurutnya, dalam UU KIP sabgat jelas bahwa publik jangan dibodohi. Terkait penampakan pwngaspalan jalan desa Gadingsari ini, pihaknya juga mengaku telah pulbaket dan dokumentasi guna bahan laporan ke Kejaksaan Negeri.

“Proyek yang gak becus dan tidak pro rakyat, segera akan kamk laporkan. Tak hanya kontraktornya, melaikan leading sektornya juga. Ini uang takyat, jadi jangan dibuat bancakan,” ujar Iwan Setiawan.

Team-JP



Menyingkap Tabir Menguak Fakta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *