JAWA TIMUR : Ratusan Warga PSHT Disahkan Diaula Polres

SITUBONDO, Jawara Post—Sedikitnya ada 256 warga baru yang disahkan dalam acara pengesahan warga tingkat 1, tadi malam di aula Mapolres Situbondo, malam Minggu (21/09/2019). Mereka dinyatakan lolos dalam uji kelayakan dan berhak menyandang status warga. Ikut hadir dalam pengesahan, Pimpinan pusat PSHT (diwakilkan), Ketua IPSI Situbondo, Kapolres beserta Kasat, serta segenap undangan.

Dalam sambutannya, Tulus Prijajmaji selaku pimpinan PSHT Cabang Situbondo mengatakan, bahwa telah terbentuk 12 ranting di kota Santri, sedang harapannya pada 2021 akan penuh terbentuk 17 ranting. “Meski saya kurang sehat, demi saudara PSHT warga baru, saya usahakan tegar. Semoga, persaudaraan ini akan terus teralin dan bermanfaat,” ucapnya.

Ada 256 warga baru tingkat pertama (1) pada tahun 2019

Sementara, Rahmat, SH, selaku ketua IPSI Situbondo mengatakan bahwa dari sekian banyak seni bela diri atau perguruan pencak silat, PSHT yang patut diapreasiasi. Betapa tidak, selain kwantitas, kwalitas anggotanya juga patut dibanggakan. “Saran kami dari IPSI, saudara warga tingkat 1 ini, sejatinya mengambil filosofi padi yang semakin berisi semakin merunduk,” sambutnya.

Rahmat juga menyampaikan bahwa pendiri PSHT adalah pejuang kemerdekaan, bahkan sang pendiri pernah mengabdi di kabupaten ini. Dengan seni bela diri yang dimilikinya, sang pendiri berjuang melawan penjajah. “Jangan patah semangat, kami harapkan kedepan PSHT ikut andil dalam kejuaran Perprov dan mampu meraih medali,” imbuhnya.

Data yang ada, pendiri PSHT adalah Ki Hadjar Hardjo Oetomo dan terus berkembang hingga saat ini. Bayangkan saja, di Jawa Timur tepatnya dikabupaten dengan Solawat Nariyah (Sonar) ini, telah terbentuk 5000 keanggotaan PSHT. Dari 17 kecamatan yang ada, PSHT telah berdiri pada 12 ranting dan akan segera menjadi 17 ranting PSHT se Kabupaten Situbondo.

Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono dalam sambutannya menuturkan bahwa, sangat kagum dengan antusias masyarakat untuk masuk dalam perkumpulan pencak silat persaudaraan setia hati ternate (PSHT) ini. “Mari kita bangun sinergitas dan kebersamaan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusip,” sambutnya.

Kapolres juga tidak lupa mengucapkan selamat kepada 256 warga baru yang pada saat itu disahkan bersama. Dengan didampingi Waka Polres dan sejumlah Kasat, orang nomor satu dijajaran Polres Situbondo itu, langsung menerima penghargaan dari ketua cabang PSHT Situbondo, Toelus Prijajmaji.

Sekadar diketahui, sejarah berdirinya PSHT pertama kali tahun 1922 yang waktu itu masih bernama SH Pencak Sport Club kemudian untuk mengelabuhi belanda berganti menjadi SH Pemuda Sport Club.

Pada tahun 1942 berganti nama menjadi SH Terate yang semula merupakan perguruan pencak silat di ruhah namanya menjadi organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate pada tahun 1948 melalui konferensi.

Din/JP



Menyingkap Tabir Menguak Fakta