Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D

JAWA TIMUR : Warga Besuki Desak BPJS Segera Rekom RSIA Jatimed

SITUBONDOJawara Post–Ratusan warga Besuki mengeluhkan adanya pelayanan BPJS yang dinilai tidak mudah diperoleh disejumlah fasilitas kesehatan. Mereka mendesak pihak BPJS Cabang Banyuwangi cq BPJS Kabupaten Situbondo untuk segera mengabulkan permohonan pihak rumah sakit ibu dan qnwk (RSIA) Besuki untuk bisa bekerja sama dengan BPJS.

Hal ini disampaikan oleh Sutomo usai menampung aspirasi masyarakat tersebut. Menurutnya, tuntutan masyarakat sangat logis. Mereka meminta hak mereka untuk mudah dilayani oleh BPJS. “Mereka ingin menggunakan BPJS di rumah sakit Jatimed. Pasalnya, selain akses dekat, RSIA itu juga dianggap layak oleh masyarakat,” kata tomas Besuki ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Didik Martono, Bupati (ketua DPD) Lira Situbondo. Ia juga mengaku kerap menerima keluhan dan keinginan warga untuk mudah menggunakan haknya dalam BPJS. “Mereka telah memenuhi kewajibannya, mosok mau dipersulit meminta hak nya. Soal lain – lain itu kan tehnik, tahunya masyarakat, mereka terlayani dengan baikmean benar,” sambungnya.

Ditempat berbeda, Eko Febrianto, Ketum LSM Siti Jenar mengatakan bahwa apabila kewajiban masyarakat telah dilakukan, maka masyrakat wajib dipenuhi hak haknya. Mereka bukan mau berobat gratis, melainkan ingin fasilitas dari BPJS dapat diperoleh di RSIA Jatimed. “Mosok hal kayak gitu harus demo dulu baru disikapi,” ujar Eko.

Disisi berbeda, Darsono selaku kepala BPJS Kabupaten Situbondo mengatakan bahwa pemilik RSIA telah mengajukan ke kantor BPJS Cabang Banyuwangi. Pihaknya mengaku sangat mendukung ke inginan warga Besuki. “Sudah mengajukan Mas. Namun, rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang dapat MoU dengan BPJS adalah RS yang memenuhi kreteria standart kesehatan dan pelayanan,” terangnya.

Menanggapi ini, Sutomo menegaskan bahwa masyrakat tidak ingin diruwetkan hal hal yang berbau tehnis. Masyarakat bisanya menuntut haknya, karena kewajibannya kepada BPJS telah dipenuhi. “Itu soal tehnis. Harapan masyarakat Besuki, bagaimana mereka bisa dilayani di RSIA dengan menggunakan BPJS, itu haknya,” pungkasnya.

Sementara, Kades Besuki, Husamah Bahres mengatakan bahwa pihaknya juga telah ikut menyampaikan kepada BPJS Situbonso untuk bisanya memfasilitasi RS Jatimed dengan pihak BPJS pusat. “Saya hanya ingin kebutihan warga desa saya dapat terlayani daan dipermudah,” imbuhnya.

Udin/red



Menyingkap Tabir Menguak Fakta