Disini Kuberpijak di BUMI MERDEKA

JAWA TIMUR : Warga PSHT Tuban Rehab Warung

KLARIFIKASI, Jawara PostMenanggapi berita yang ditayangkan sejumlah media tentang peristiwa yang menimpa sebuah warung, 4 sepeda motor, di Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jumat (20/9/2019) malam oleh oknum konvoi beratribut PSHT, dengan ini dapat kami sampaikan hasil investigasi internal dan tindaklanjut pasca peristiwa itu :

  1. Konvoi kendaraan/sepeda motor bukan bagian dari ajaran PSHT. Sudah diberikan larangan/himbauan beberapa hari sebelum pelaksanaan kegiatan oleh Ketua PSHT Cabang Tuban, Cabang Bojonegoro dan Cabang Lamongan.
  2. Pihak Pengamanan Terate (Pamter) personil keamanan PSHT sudah ditugaskan pengamanan lapangan bersinergi dengan para pihak terkait dengan maksimal, pada acara pengesahan, Selasa (17/9/2019) malam dan Jumat (20/9/2019) malam. Tidak ada pengesahan gelombang ketiga seperti yang tersiar ke publik.
  3. Kami masih melakukan investigasi lapangan siapa saja atau pihak siapa yang terlibat dalam konvoi tersebut untuk dilakukan tindakan organisasi berikutnya
  4. Lokasi warung jauh dari permukiman warga. Berada di antara kawasan pertanian dan kawasan hutan perbatasan wilayah Kecamatan Merakurak-Kecamatan Montong
  5. Ada pemicu awal sebelum kejadian pelemparan batu kearah warung. Namun demi menjaga Kamtibmas hal tersebut tidak dapat kami publikasikan
  6. Para korban sudah dipertemukan dengan pengurus PSHT di Mapolsek Merakurak, Sabtu (21/9/2019) dan sudah menyepakati sejumlah hal dengan tanda tangan bermaterai.
  7. Perbaikan warung dan sepeda motor dilakukan oleh anggota/warga PSHT dengan dasar suka rela baik tenaga, material bangunan dan lainnya dengan difasilitasi pengurus sejak Minggu (22/9/2019) hingga selesai
  8. Pengurus menyampaikan permohonan maaf atas sikap oknum yang merugikan kepada para pihak. Kejadian ini menjadi evaluasi organisasi dan tindakan organisasi berikutnya.
  9. Pengurus juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak main hakim sendiri jika mengetahui hal gangguan Kamtibmas. Agar melaporkan kejadian tersebut kepada aparat terkait, sehingga tidak menimbulkan kejadian-kejadian berikutnya.

Komentar Ketua PSHT Cabang Tuban, H. LAMIDI, S.P. :

“Sebelumnya kami perlu menyampaikan kepada masyarakat Tuban, bahwa kemarin dalam acara pengesahan warga baru mungkin ada anggota PSHT membuat sikap yang kurang berkenan, Kami atas nama pengurus cabang Tuban mohon maaf yang sebesar-besarnya.

BACA JUGA 》JAWA TIMUR : Ratusan Warga PSHT Disahkan Diaula Polres

Sebelumnya kami sudah menghimbau kepada seluruh anggota PSHT untuk tidak melakukan konvoi. Sehingga dengan adanya konvoi tersebut ada insiden yang mengakibatkan kerusakan warung yang ada  di  Desa Pongpongan Dusun koro kecamatan Merakurak .

Namun Demikian, para warga PSHT dengan didasari memayu hayuning bawono dengan difasilitasi pengurus ,Minggu (22/9/2019)  melakukan perbaikan warung yang ada di Desa pongpongan Dusun koro. Dengan adanya kejadian ini, masyarakat jangan hanya melihat secara global bahwa Warga PSHT hanya bisa meresahkan masyarakat. Akan tetapi juga perlu diketahui dulu pokok permasalahannya seperti apa.Justru dengan adanya warga PSHT bisa menambah ketentraman dan kedamaian. Kami juga berharap untuk warga PSHT bisa bekerjasama dengan  eleman masyarakat, agar bisa menciptakan situasi aman dan kondusif di Tuban Bumi wali.

SIMAK PULA 》JAWA TIMUR : AKBP Awan Hariono Mendapat Penghormatan Dari PSHT

Siaran pers ini ditujukan kepada media-media yang telah menerbitkan berita terkait hal tersebut diatas dengan konfirmasi kepada PSHT sebagai pihak terkait yang disebut dalam berita untuk memberikan tanggapan. Selain itu juga ditujukan kepada anggota PSHT agar memahami kondisi dengan baik dan tetap memegang teguh ajaran . Serta kepada masyarakat luas agar tidak mudah terhasut oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan masyarakat.

HUMAS PSHT CABANG TUBAN



Menyingkap Tabir Menguak Fakta