LSM WGAB DESAK PT FREEPORT PATUHI SURAT GUBERNUR

 YERRY BASRI MAX Minta PT Freeport Segera Mempekerjakan Kembali 8.300 Karyawan

 

JAYAPURA, Jawara Post—Ketua LSM WGAB provinsi Papua YERRY Basri mak.SH.jumat mengatakan bahwa menejemen PT Freeport harus menghargai surat gubernur Papua yang di mana memberikan tenggatng waktu dua pekan kepada menajemen PT Freeport untuk menindaklanjuti surat Gubernur.

Yerry Basri Max, Ketua LSM WGAB dan juga Kabiro Jawara Post Radar Jayapura. (Ybm)

Di samping itu juga, Yerry kepada awak media mengharapkan pemkab Mimika, Bupati dan DPRD serta semua komponen yang terkait dikabupaten Timika untuk serius menindaklanjuti masalah ini.

Yerry yang juga sebagai kepala biro (Ka Biro) Media cetak dan online JAWARA POST mengatakan persoalan ketenagakerjaan yang terjadi di PT Freeport ini berada di tanah Papua. Yerry meminta kepada PT Freeport untuk segera mempekerjakan kembali seluruh karyawan mogok kerja sebanyak 8.300 karyawan.

“PT Freeport tidak boleh melakukan rekrutmen karyawan baru sebelum permasalahan ketenaga kerjaan tersebut di selesaikan sampai tunta,” tukasnya.

Yerry Basri Mak SH selaku ketua LSM WGAB Provinsi Papua tidak meginginkan adanya pengangguran di Papua, apa lagi kalau yang menganggur itu adalah anak-anak asli Papua. Jumlah 8.300 itu tidak sedikit, belum terhitung istri dan anak- anak maupun keluarga mereka.

“Keputusan menejemen PT Freeport memberhentikan mereka sama saja dengan membunuh secara tidak langsung,” tandas Yerry.

YBM/RED/JP



Menyingkap Tabir Menguak Fakta