MAULID NABI

Membaca Al Qur’an Ketika Hamil dapat Berpengaruh Positif pada Janin

JAWARA POSTMenurut beberapa penelitian, membaca Al Qur’an dalamy keadaan hamil akan membawa dampak postitif bagi ibu dan janin. Tak hanya itu, bahkan janin bisa tersenyum saat diperdengarkan Al Qur’an.

Pada 1984, konferensi kedokteran Islam, Amerika Utara memaparkan hasil sebuah penelitian mengenai bacaan Al Qur’an, yang mampu mendatangkan ketenangan jiwa bagi yang membacanya hingga 97 persen.

Sedangkan penelitian lain menyebutkan, bayi yang berusia 48 jam dapat memberikan respon tersenyum dan menjadi lebih tenang saat mendengar bacaan Al Qur’an. Ketenangan jiwa ini akan membuat pertumbuhan janin di dalam rahim berlangsung secara optimal.

Janin akan menjadi terbiasa dengan rangsangan yang sama hingga bayi tersebut lahir. Sehingga ibu hamil perlu mendengarkan lantunan yang tenang seperti halnya lantunan Al Qur’an, yang dapat memberi pengaruh positif pada proses perkembangan janin.

Bacaan tilawah yang syahdu dapat menenangkan hati yang baik bagi ibu maupun jabang bayi, sekaligus juga upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
Oleh sebab itu, ketika janin di dalam rahim sebaiknya ibu memmbaca Al Qur’an agar janin mendengar dan dapat memberikan ketenangan dan hal positif pada perkembangan janin.

Anjuran membaca Al Qur’an bagi seorang Muslim sudah difirmankan oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk memerintahkan umat-Nya dalam membaca Al Qur’an. Bahkan ayat pertama yang disampaikan pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamadalah Iqra’ yang memiliki arti membaca.

Mengutip dari Republika, Majelis Tarjih Muhammadiyah menyampaikan bahwa ketenangan jiwa bagi ibu hamil dapat berepngaruh bagi kehamilannya. Ibu hamil juga dianjurkan untuk membaca Al Qur’an, hal ini adalah bentuk ibadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Tak terbatas surat apa saja yang ingin dibaca ketika sedang hamil, tidak melulu surat Yusuf dan Maryam. Majelis Tarjih menegaskan bahwa tidak ada dalil kuat bila membaca surat tersebut dapat berpengaruh pada kandungannya.
“Yang jelas bacaan Al Qur’an yang baik dan ikhlas akan membawa ketenangan hati. Hati yang tenang akan membawa pengaruh yang baik bagi janin dalam kandungan,” terang Majelis Tarjih Muhammdiyah.

Janin dalam kandungan akan merespon positif bila ibu sedang membaca Al Qur’an. Pada minggu ke 8, indera pendengaran janin akan mulai berkembang sehingga janin akan mulai mendengar suara aliran darah melalui plasenta, suara denyut jantung dan suara udara dalam usus.

Bila mendengar suara-suara, janin akan mulai bereaksi, bahkan dapat membuatnya terkejut melompat. Hal ini sesuai dengan yang sudah difirmankan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam surat an-Nahl ayat 78.

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.

”Wallahualam…www.jawarapost,com



Menyingkap Tabir Menguak Fakta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *