MAULID NABI

Muantab….Harga CPO Masih Kuat Nanjak!

INDONESIA, Jawara Post Harga komoditas minyak sawit mentah (CPO) menguat mengawali perdagangan hari ini. Kenaikan harga masih dipicu oleh kekhawatiran dari sisi suplai yang turun di tengah permintaan yang diprediksi naik.

Pada Senin (18/11/2019) pukul 10:40 WIB, harga CPO kontrak pengiriman tiga bulan berada di RM 2.626/ton. Naik 0,73% dibanding harga penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Saat ini penguatan harga CPO masih dibayangi oleh risiko dari sisi suplai di tengah permintaan yang diprediksikan melonjak. Dari sisi suplai, output diperkirakan turun akibat kekeringan yang melanda kawasan Asia Tenggara.

Kekeringan serta kabut yang terjadi di Indonesia dan Malaysia menurunkan produktivitas kelapa sawit. Dampaknya baru mulai akan terasa tahun depan.

Di sisi lain, permintaan CPO akan naik ditopang oleh kebutuhan domestik. Permintaan minyak sawit domestik akan didongkrak oleh program B20 di Malaysia dan B30 di Indonesia tahun depan.

Program B30 merupakan program pemerintah Indonesia yang ditujukan untuk mengurangi impor dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. B30 mengindikasikan campuran 30% Fatty Acyd Methyl Esther (FAME) dari minyak nabati seperti CPO dan 70% minyak diesel biasa. Diprediksi permintaan minyak sawit untuk program B30 sampai 9,6 juta ton.

Ringgit yang melemah terhadap dolar AS pada hari ini juga turut menjadi salah satu sentimen positif untuk CPO. Ketika ringgit melemah terhadap dolar, maka harga CPO akan menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang asing, sehingga memicu kenaikan permintaan yang mendongkrak harga.

Timred



Menyingkap Tabir Menguak Fakta