RADAR ARJUNO : Cegah Bangunan Liar, Dinas Pu Pasang Patok

MALANG, Jawara Post – Muspika Pakis bersama Dinas PU Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Malang memasang patok di sepadan sungai Wendit, Desa Mangliawan, Pakis. Pemasangan patok ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya bangunan liar baru di area tersebut.  Hal ini diungkapkan Camat Pakis, Firmando Hasiholan Matondang.

.
Ia mengatakan, pemasangan patok dilakukan sejak Jumat (4/1) lalu. Dan saat ini sudah 80 persen telah terpasang. “Kami pasang patok dari aliran Sungai Wendit hingga batas aliran Sungai Bango. Panjangnya 800 meteran. Patok kami pasang per 25 meter di sepanjang sepadan sungai,” katanya.

.
Pria yang akrab disapa Mando ini menyebutkan, jika di sepadan sungai Wendit sendiri sudah ada bangunan rumah milik warga. Posisinya pun berbatasan dengan bibir sungai.  Dari data yang dimiliki Kecamatan Pakis, ada delapan rumah warga yang berada di bibir sungai Wendit.

.

Satu diantaranya dibangun tingkat dua. Selain itu juga ada bangunan fasum. “Di situ juga ada pengembang perumahan yang mulai membangun plengsengan. Dan itu tidak ada izinnya,” ujarnya dengan nada kesal. Dia mengatakan, dalam aturan tak boleh ada bangunan tepat berada di bibir sungai.

.
Kalaupun tanah tersebut merupakan milik warga, pembangunan di wilayah tersebut harus memiliki izin. Apalagi menurut Mando, dalam aturan  minimal jarak bangunan 10 meter dari bibir sungai. “Itupun fisik bangunan tidak boleh terbuat dari beton,” tegasnya kepada waratawan.

.
Dengan adanya bangunan-bangunan yang sudah ada itu,  pihak kecamatan pun meminta warga pemilik bangunan untuk membuat surat pernyataan, yang isinya warga harus .meninggalkan bangunan tersebut   jika sewaktu-waktu tanah tersebut dibutuhkan. Tak hanya aliran sungai Wendit yang menjadi sorotan Kecamatan Pakis.

.
Mereka juga menyoroti  bangunan yang berada di atas saluran air. Sama seperti sepadan sungai, di atas saluran air juga sesuai aturan dilarang ada bangunan. “Tapi faktanya banyak bangunan di atas saluran air juga menjadi sorotan. Ini sedang kami kumpulkan aturannya” pungkas dia.

Ira/mar



Menyingkap Tabir Menguak Fakta