RADAR ARJUNO : Makan Ikan Bersama Santri, Pecahkan Rekor MURI

PROBOLINGGOJawara Post—Halaman STIKES Pesantren Nurul Jadid di banjiri para samtri dan masyarakat Karang Anyar Paiton Probolinggo, Jawa Timur, Jum’at (02/11/2018). Bagaimana mungkin, kedatangan Mentri Kelautan dan perikanan, Susi Pujiastutik dalam acara makan ikan bersama berhasil memecahkan rekor MURI terbanyak se-Indonesia.

Berkisar 13 ribu santri dan masyarakt yang tumplek blek dalam pemecahan rekor MURI tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan timur Universitas Nurul Jadid ini, menjadikan momen tersendiri yang masih dalm suasana Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober kemarin.

Pemecahan rekor ini merupakan satu dari rangkaian acara bertajuk “Makan Ikan Bersama Santri”. “Kita abadikan, momen ini  di akui oleh MURI makan ikan oleh santri terbanyak sebesar 13 ribu lebih kurang santri,” ucap Direktur Eksekusi MURI, Sri Wdiyawati.

Lanjut direktur, acara ini sekaligus mengalahkan rekor Muri sebelumnya, yaitu makan ikan makarel bersama 8.800 santri yang dilaksanakan pada 18 November 2016. Piagam rekor MURI itu sendiri kemudian diserahkan kepada pimred salah satu media online, sebagai pemekarsa  acara.

Acara makan ikan ini sendiri menjadi sangat menarik dengan datangnya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.ibu Menteri Susi berbaur dengan 13 ribu santri di lapangan sambil menyantap ikan secara bersama.

Pondok pesantren Nurul Jadid sendiri menerima bantuan 4,5 ton ikan segar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sebanyak 3,5 ton diolah dan dimasak untuk 12 ribu santri. Sementara 1 ton sisanya dibagikan sebagai bentuk rasa kebersamaan ke warga sekitar.

Acara makan ikan bersama santri di Nurul Jadid bukan satu-satunya. Kegiatan ini merupakan satu dari rangkaian acara yang berlangsung pada 2-4 November 2018. Ada ribuan santri dari tiga pesantren lainnya yang juga akan menyantap ikan bersama Menteri Susi.

Tiga pesantren tersebut yakni, Pondok Pesantren Al Fatah di Situbondo, Pondok Pesantren Darussalam Blokagung di Banyuwangi, dan Sekolah Pesantren Entrepreneur Al Maun (S-PEAM) di Pasuruan. Bila di Probolinggo ada 12 ribu santri, di Situbondo 4 ribu santri, di Banyuwangi 8 ribu santri, dan di Pasuruan 2 ribu santri.

Kegiatan makan ikan bersama santri itu sendiri merupakan kolaborasi antara kumparan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), BNI, dan Jatim Now. Selain dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, acara ini ditujukkan untuk meningkatkan kesadaran para santri untuk mengkonsumsi ikan. Terlebih, ada berbagai kandungan gizi yang baik dalam ikan untuk daya kembang para santri.

Yusub

Biro Probolinggo



Menyingkap Tabir Menguak Fakta