Disini Kupijak Bumi Merdeka

RADAR BESUKI : Apa bedanya Tahun Kunjungan Wisata 2019 dengan Tahun sebelumnya?

Oleh : Bronto Seno

Tahun depan adalah Tahun Kunjungan Wisata 2019, tahun depan Pemerintah RI mencanangkan 20juta kunjungan wisman dan menjadikan Pariwisata sebagai core ekonomi baru,

Bagaimana dengan Situbondo ?
Indikator keberhasilan pencanangan Visit Situbondo Years 2019 adalah sebagai berikut :


-Banyak Wisnus dan Wisman datang ke semua lini destinasi wisata Situbondo, berbelanja berbagai produk unggulan, menambah income perkapita masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sekitar destinasi dan menggerakkan sektor riil, meningkatnya PAD yang pendeknya membawa kesejahteraan bagi daerah
-Semua OPD/SKPD kompak bersinergi, kolaborasi semua event dikemas baik sehingga tercipta kalender wisata 2019 yg jelas, pasti, berkualitas dan runtut sepanjang tahun,
– 7 Sapta Pesona Wisata dan 3 S ( Salam, Senyum dan Sapa ) sudah mewabah dikalangan ASN dan Masyarakat dalam menyambut Wisatawan, tidak ada lagi wajah ketus dan jutek bila melihat wajah asing,
– Alat Peraga Promosi Wisata dari bahan data Foto/Video terbaik komplit baik Cetak/Elektronik telah dibuat dan siap dipublikasikan baik secara Offline maupun Online dan di handle oleh Berbagai lembaga Promosi Wisata yang dipercaya oleh Bupati yakni BPPD sesuai Keppres 22 tahun 2011 dan UU no 10 Tahun 2009 ttg Kepariwisataan pasal 36-49
– bersinergi dengan Kemenpar RI dan memberdayakan Generasi Pesona Indonesia dan Generasi Wonderful Indonesia yang dibentuk Kemenpar sampai daerah,
-dibentuknya satgas wisata di setiap destinasi dibawah Satpol PP karena keamanan adalah Sapta pesona pertama,

Akhir 2018 setidaknya sudah ada Map Wisata di setiap kecamatan yang memuat Potensi wisata dan berbagai produk wisata, produk unggulan, jenis kuliner khas dan tradisional, seni tradisi budaya dan berbagai komplemen penginapan, jasa transportasi, pemandu wisata, fasum lainnya sebagai guiding bagi wisatawan, kemudahan informasi dan akses penting karena Sapta Pesona ke 7 adalah Kenangan, maka buatlah Wisatawan merasa terkesan betapa mudah, aman, bersih, ramah berlibur ke Situbondo dan menjadi trending topik dan menjadi media promo kepada koleganya sehingga akan datang kembali.

Sayangnya semua harapan itu sepertinya hanya tinggal harapan, belum ada tanda tanda signifikan kearah gerakan masiv semua pihak menyongsong Tahun Kunjungan Wisata Situbondo 2019 masih ada sekat ego sektoral dan belum Sinergi maka yg terjadi adalah Tahun “Kaonjhengan” Wisata 2019 yakni sepanjang tahun semua event bagus dengan anggaran besar berskala massal diselenggarakan sendiri, di tonton sendiri, dipuji sendiri, tepuk tangan sendiri, sama sekali tidak berdampak apapun terhadap animo ataupun gereget menjadi magnetik bagi datangnya Wisatawan Nusantara dan Mancanegara,

Niat baik Bupati, Wakil Bupati dan Sekda sebagai tim percepatan pengembangan pariwisata Situbondo belum bisa diimbangi OPD dibawahnya sungguh ini ironis jika pada akhir tahun 2018 ini tidak terjadi penyatuan Visi, Misi, Strategi dan Komitmen maka apa yang dikawatirkan banyak pihak tahun 2019 akan jauh dari harapan. Besar pasak daripada tiang, besar panggang dari api, banyak dana keluar tetapi tidak mencapai sasaran alias mubazir, semoga ini hanya sebuah praduga dan tidak menjadi kenyataan buruk,
Salam Gas Salam Pariwisata. Ayo semangat membangun Situbondo lebih baik. Dan bukan hanya sekedar mimpi.

 

Jawara Post



Menyingkap Tabir Menguak Fakta