MAULID NABI

RADAR BESUKI : Dianggap Tidak Berimbang, Oknum Media Online Dilaporkan Ke Dewan Pers 

BANYUWANGI, Jawarapost – Konflik yang berkepanjangan antara warga dan tambang emas Tumpangpitu yang tak kunjung selesai akhirnya membawa dampak kepada masyarakat. Salah satunya adalah, banyaknya warga yang terseret kasus hukum karena menentang adanya pertambangan emas saat aksi demontrasi. Selain itu dampak lain yang dirasakan warga adalah kebisingan dan debu, serta jalan yang rusak karena sering dilewati dengan kendaraan keluar masuk area tambang emas.

Seperti kasus yang menimpa Heri Budiawan alias Budi Pego (38th) warga Dusun Sumberagung Kecamatan Pesanggaran, yang terpaksa harus berurusan dengan hukum akibat didakwa turut serta menyebarkan faham komunis saat melakukan aksi demontrasi menolak adanya tambang emas di gunung Tumpangpitu bersama warga dan aktifis lain.

Hingga kini proses hukum kasus Budi Pego masih terus berjalan meski Budi Pego sudah mengambil langkah dengan mengadukan beberapa oknum yang dianggap terlibat melakukan rekayasa  dalam proses hukum dalam proses persidangan, sehingga menyebabkan dirinya merasa dirugikan.

“Saya sudah melaporkan kepada Walhi, Kontras, Kejaksaan Agung RI, Mahkamah Agung RI, Ombusmen, dan Komnasham dan lain lain,” kata Budi Pego

Selain itu, Budi Pego pada tanggal (14/1) 2019 juga mengadukan salah satu oknum media Online ke Dewan Pers karena dinilai tidak netral dan berimbang dalam pemberitaanya kasusnya.

“Kita sudah mengadukan ke Dewan Pers oknum wartawan dan media online itu, dewan Pers juga sudah menindaklanjuti dengan memanggil media online tersebut pada Selasa (22/1), ” kata Budi Pego.

Budi Pego juga mengaku telah menerima salinan surat pemanggillan yang dikeluarkan oleh Komisi Pengaduan Dewan Pers yang ditanda tangani oleh Imam Wahyudi.

“Isinya ya komisi pengaduan dewan pers mengundang media online tersebut untuk hadir dalam acara penyelesaian pengaduan di Gedung Dewan Pers lantai 7 jalan Kebon Sirih no 32/34 Jakarta Pusat,” ujar Budi Pego.

Dhonny Martha



Menyingkap Tabir Menguak Fakta