RADAR BESUKI : Paguyuban Seniman Banyuwangi Dan Danang D’Academy Saling Memaafkan

Reporter : Dhonny Martha

BANYUWANGIJawara Post – Terkai pemberitaan yang naik ke permukaan di beberapa media cetak dan online di Banyuwangi, dikatakan Danang meminta maaf kepada artis dan musisi Banyuwangi, Teddy Anugrianto perlu memberikan mengklarifikasinya. Bahwasannya, pencetus ide awal untuk mempertemukan artis dan musisi Banyuwangi di Pelinggihan Dinas Pariwisata (Dispar), adalah ide teman temab dari Mas Ceb, musisi dan artis Banyuwangi.


Setelah pertemuan yang kedua, Teddy diminta untuk memediasi antara pihak Danang dan para seniman Banyuwangi.

Awalnya ada seseorang di balik layar yang mengondisikan pertemuan pada malam hari sebelum pertemuan di Dispar. Lalu Teddy Anugrianto meminta Danang ke Rumah Produksi nya di wilayah Kecamatan Srono. Dalam pertemuan itulah, Teddy Anugrianto, atas kesepakatan bersama Mas Ceb, musisi dan artis Banyuwangi diminta untuk mempertemukan para artis dan musisi Banyuwangi di kantor Dispar ke esokan harinya pada Kamis, (4/9/18).

Hasil pertemuan itu pun disampaikan kepada Kepala Dispar M Yanuar Bramuda. Sehingga terjadi lah pertemuan keesokan harinya di Pelinggihan Dispar. Termasuk rencana adanya pertemuan pada Sabtu esok harinya (6/9/18) yang membahas rencana penggalangan dana untuk musibah di Palu, Teddy pun mempunyai inisiatif bersama teman-teman musisi dan artis Banyuwangi guna mempersiapkan keberangkatan mereka bersama beberapa artis dan Mas Ceb. Kondisi itu juga disetujui oleh Kadispar M Yanuar Bramuda dan Ketua Dewan Kesenian Banyuwangi (DKB) Dr Taufik Hidayat.

Sebagaimana pemberitaan awal, artis nasional Danang D’Academy memutuskan meminta maaf kepada artis dan musisi Banyuwangi. Permohonan maaf disampaikan secara terbuka di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi.

“Sudah terjadi mediasi antara Danang dan Mas Pilox (Agus) dari perwakilan Paguyuban Seniman Banyuwangi. Keduanya sudah saling memaafkan dan telah ada titik temu,” kata M Y Bramudya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi.

Keterangan Bramuda ini dibenarkan oleh Danang maupun Pilox. Bahkan situasinya semakin dingin dan mencair. Menurut Danang, tidak ada masalah yang perlu diklarifikasi. Karena masalah yang muncul hanya soal miskomunikasi.

Pegiat Seni-Budaya akan datang ke Dispar lagi dalam acara BEC 2018 Bertabur Bintang, 10 Panggung Belasan Artis Seniman Cipta Lagu ‘Goyang Rongatus Seketan’. “Pertemuan tadi tidak ada saling otot-ototan. Semua berjalan damai, ternyata ini hanya saling kangen saja,” lontarnya, seraya mengajak Paguyuban Seniman Banyuwangi Sabtu (6/10/18) hari ini ikut dalam acara aksi kemanusiaan penggalangan dana gempa Palu.

Sementara pernyataan yang sama juga ditegaskan Pilox. Antara Danang dan dirinya sudah tak ada masalah. “Kami sudah saling memaafkan. Sesuatu yang tidak mengenakkan sudah tidak ada,” lontarnya.

Di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi sendiri, sebelum memberikan pernyataan maaf secara terbuka, terlebih dahulu ada mediasi antara para pihak yang berpolemik. Perdamaian antara Danang, Pilox, dan Paguyuban Seniman Banyuwangi dimediatori oleh Kadisbudpar M Yanuar Bramuda serta Ketua Dewan Kesenian Blambangan Taufiq Hidayat.

Donny

Biro Banyuwangi



Menyingkap Tabir Menguak Fakta