Disini Kupijak Bumi Merdeka

RADAR MADURA : Pamit BK, Siswi Tewas Tenggelan di Sungai Toroan

SAMPANG, Jawara Post Rima Melati (10), siswi kelas IV SD asal Dusun Bringin, Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura ditemukan tewas tenggelam di Sungai Toroan, Desa Ketapang Timur, Jumat, 5 April 2019.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koranmadura.com, korban bersama teman sekolahnya pamit pergi belajar kelompok ke rumah teman yang berada di Desa Ketapang Timur dengan menggunakan becak. Sesampainya di desa tersebut mereka mandi ke sungai. Sementara teman satu lainnya berada di atas pinggir sungai.

Nizam, warga Desa Katapang menceritakan, kedua bocah yang tenggelam tersebut satu di antaranya berhasil diselamatkan oleh warga.

“Yang tenggelam itu ada dua, tapi satunya terselamatkan. Korban yang selamat ditemukan warga sekitar saat sedang melintas,” ujarnya.

Awalnya, warga tersebut mendatangi dan menanyakan bocah yang sedang duduk di pinggir sungai itu. Saat itulah warga mendapatkan informasi jika teman-temannya sedang mandi.

“Nahas, satu korban tidak terselamatkan. Sementara korban yang satunya sekarang kondisinya membaik,” katanya.

Selama ini, sungai Toroan dikenal angker. Bahkan kedalamannya diperkirakan mencapai tiga meter. “Memang di sana ada tempat duduknya kalau mandi, tapi di sungai Toroan dikenal angker dan dalam. Saya saja tidak berani mandi di sana, meski ada tempat duduknya. Mungkin karena anak-anak yang mandi, jadinya tenggelam,” paparnya.

Sementara Kapolsek Ketapang, AKP Aries Dwiyanto membenarkan terjadinya siswi tenggelam di sungai Toroan, Desa Ketapang Timur.

Menurutnya, kejadian bermula sekira pukul 11.00 WIB,  saat itu korban Rima Melati bersama teman satu sekolahnya pamit ke rumah teman lainnnya yang masih satu sekolah di Desa Ketapang Timur dengan menggunakan becak. Sesampai di Desa Ketapang Timur, korban bersama temannya kemudian mandi di sungai Toroan.

“Korban bersama teman-temannya sedang mandi di sungai Toroan, korban ini mandinya terlalu ke tengah akhirnya tenggelam. Sedangkan teman korban yang sempat tenggelam juga masih bisa diselamatkan,” tuturnya.

Korban meninggal sempat dilakukan pencarian bersama warga sekitar. Jenazah korban baru ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB dalam kondisi tidak bernyawa.

“Korban meninggal dunia yang tenggelam ini terjebak dalam lumpur di dasar sungai. Setelah di evakuasi, korban selanjutnya dibawa dan diperiksa di puskesmas setempat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkasnya.

Muhlis/bed/dins



Menyingkap Tabir Menguak Fakta