RADAR NTB : Nyawa Oknum Kadus Melayang, Di Duga Selingkuh Dengan Warganya

Lombok Barat,  Jawarapost – Sanim (45) warga Batu Sati Desa Kedaro Kecamatan Lembar Lobar, di bacok hingga tewas semalam, 9.00 wit. Jumat. (11/1/2019).

Korban Sanim (45) merupakan salah satu kepala dusun Batu Sati Desa Kedaro di duga telah melakukan selingkuh bersama salah satu tetangganya MK (43). Dusun Batu Sati Desa Kedaro Kecamatan Sekotong Lobar NTB.

Sanim (45) di duga di bunuh oleh MJ (34) anak kandung MK (43). Menurut keterangan warga setempat, Sanim (45) Korban malam itu  bertamu ke rumah salah satu warganya yang hendak membahas tentang penyelesaian adat perkawinan warganya, dengan sejumlah tokoh tempatan. Namun acara musyawarah belum selesai korban Sanim (45) di telpon oleh salah seorang yang di duga MK (43) temen selingkuhannya, tanpa berpikir panjang korban minta ijin pulang dengan alasan ada tamu di rumahnya.

“Kita memang semalam berkumpul di rumah pengantin yang akan kita selesaikan setelah itu saya liat kadus di telpon tiga kali namun kadus tidak menjawab telpon tersebut, dia selalu rijek dan selang itu sanim pamitan sama kita untuk pulang.” ungkap salah satu tokoh masyarakat yang enggan di konfirmasi namanya, Sabtu. (12/1/2019).

Menurut warga, selang setengah jam warga di hebohkan dengan kejadian bahwa sanim (45) telah meninggal dengan sadis. “Saya kaget mendapat informasi sanim meninggal di bunuh dengan sadis kepalanya di tebas dan sebagian badannya di bacok hingga berlumuran darah dan tewas, tempat kejadian tersebut hanya seratus meter dari rumah korban di tengah sawah, ”  lanjutnya.

Sementara  Kapolsek sekotong IPTU I Made Susila Artana mendapat informasi tentang kejadian tersebut langsung menginstruksikan jajarannya dan di bantu satuan kepolisian dari shabara polres Lombok Barat guna melakukan penanganan. “Ya sementara ini tersangka sudah kita amankan 1 orang di polres dan sementara kita masih melakukan penyelidikan. Pesan singkatnya melalui Whatshap.

Lalu Muhasan / Lobar NTB



Menyingkap Tabir Menguak Fakta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *