RADAR PAPUA : Asrama Yayasan Karyatabi Sungguh Memprihatinkan

JAYAPURA, Jawara Post–Kondisi Yayasan Karyatabi sungguh memprihatinkan. Sejumlah pelajar tidak bisa berteduh dibawahnya, sehingga nyawa mahasiswa terancam. Untuk itu, pemerintah Propensi Papua diminta segera turun tangan membantu pembangunan kembali Asrama Karya Tani ini.

Putra dari pemilik yayasan, Soni Marwa, menuturkan bahwa akibat bencana alam waktu lalu, yayasan ini remuk redam, beresiko tinggi atas keselamatan. Guna memulihkan itu semua, pihak yayasan meminta kepedulian pemerintah pusat dan pemprop Papua. “Ini demi anak bangsa, kami harap pemerintah pusat mendengar harapan kami,” ucapnya.

Pantauan dilapangan, asrama Karyatabi yang menampung mahasiswa Mamberamo Tami (Mamta), 85 persen hancur. Dari kejauhan nampak puing puing bangunan yang sebelumnya kokoh berdiri dan menjadi kebanggaan mahasiswa setempat. Bahkan akses jalan menuju asrama ini sangat tidak layak dilewati.

Yayasan milik Yusepina Pica ini juga menjadi central pembangunan sumber daya manusia, serta tempat penyetara pendidikan atara pusat dengan wilayah pedalaman. Program infrastruktur nampaknya belum menyentuh daerah ini. Terlihat, akses jalan masih murni tanah dengan semak semak, tanpa adanya sentuhan aspal sedikitpun.

“Kami bangga dengan negeri ini, kami bangga jadi warga Indonesia. Namun, kami masih sangat kecewa lantaran program pemerintah tidak sampai disini. Kami mohon Pemerintah Propensi (Pemprop) Papua, segera turun tangan dan bantu yayasan ini,” kata Soni, kepada Jawara Post, Sabtu (25/04/2019).

Yeri Basri Max



Menyingkap Tabir Menguak Fakta