RADAR SULAWESI : Cekcok Berujung Aksi Bakar Istri, Ditembak 2 Kakinya

BARRU, Jawara Post – Warga Pekkae, Kelurahan Lalolang, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), Umrah (35), dibakar suaminya, Abdul Rahman (47). Ia kini terbaring lemah di kamar perawatan RSUD Barru.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 di rumahnya. Umrah dibakar menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.

Kapolres Barru AKBP Burhaman menjelaskan, korban sengaja dibakar oleh suaminya di depan rumahnya. “Korban dibakar oleh suaminya, Senin (26/11) pagi, dengan menggunakan BBM. Pemicunya karena pelaku marah digugat cerai oleh istrinya,” kata Burhaman, Senin (26/11/2018).

Pelaku diburu….

Keluarga Umrah (35), Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Pekkae Barru yang dibakar oleh suaminya sendiri, meminta polisi untuk segera menangkap pelaku.

“Kami ingin polisi segera tangkap pelaku,” kata kakak kandung Umrah, Andi Mustari (56) saat ditemui di RSUD Barru, Senin (26/11/2018).

Hampir sepuluh hari bersembunyi sebagai buron kasus pembakaran istri, Abdul Arham, 45, akhirnya diciduk polisi di persembunyiannya di Kota Makassar, Selasa malam (4/12/2018).

Arham membakar istrinya, Andi Umrah (36 tahun) pada Kamis (26/11/2018) lalu dengan menyiramkan BBM jenis pertalite ke tubuh istrinya lalu menyulut api.

Kejadian ini terjadi di rumah pasangan suami istri ini di Kelurahan Lalolang, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru menggegerkan warga sekitar. Usai membakar istrinya, Arham langsung melarikan diri.

Kapolres Barru, AKBP Burhaman, mengatakan, pengejaran intensif yang dilakukan selama sepekan terakhir oleh timnya menunjukkan bahwa pelaku bersembunyi disebuah penginapan di Kota Makassar.

Setelah memastikan, lokasi pelaku, tim Resmob bergerak cepat dan mendatangi penginapan Pondok Indah, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakukang untuk meringkus Arham.

Namun saat hendak ditangkap, Arham berusaha melarikan diri. Polisi terpaksa menghadiahi kedua betis pelaku dengan tembakan.

“Saat akan dilakukan penangkapan pelaku berusaha melarikan diri hingga diberi tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun karena tetap berusaha kabur pelaku akhirnya di lumpuhkan dengan cara menembak yang mengenai pada kedua betisnya. Selanjutnya pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan tindakan Medis,” terang Burhaman, Rabu (5/12/2018).

Nurjanna



Menyingkap Tabir Menguak Fakta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *