RADAR SULAWESI : Gempar, Mayat Pria Tanpa Identitas

PALU SULTENGJawara Post — Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya, ditemukan tak bernyawa oleh salah seorang warga di sebelah selatan Terminal Induk Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Kamis (27/6), sekitar pukul 16.00 Wita.

Sekitar pukul 18.00 Wita, tim identifikasi Polres Palu, tiba di TKP dan langsung malakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pada pukul 19.05 Wita, mayat tersebut dievakuasi menggunakan ambulance menuju ke RS Bhayangkara.

Hasil data yang dihimpun Suarapalu.com, ciri-ciri mayat pria tanpa identitas tersebut menggunakan celana jeans warna hitam, jaket sweter warna biru abu-abu dan menggunakan sendal jepit warna biru putih.

Menurut keterangan salah seorang saksi yang pertama kali menemukan korban, Nasir (47), dia berusaha mencari keberadaan korban, yang sebelumnya sudah empat hari mendiami pos selatan Terminal Mamboro. Saksipun mendapati korban berada di semak-semak tidak jauh dari pos tersebut.

Pada saat ditemukan, posisi korban sedang terbaring dengan posisi telungkup dan berbantalkan celana berwarna merah. Kemudian, saksi mencoba membangunkan korban dengan menggunakan kakinya.

Namun saat itu, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Nasir kemudian melaporkan hal tersebut, ke Kepala Terminal dan kemudian dilaporkan ke Polsek Palu Utara.

Baca Juga:  PKPA: Kasus Kekerasan Anak di Lokasi Pengungsian Harus Jadi Perhatian Utama

Menurut keterangan Kepala Terminal Induk Mamboro, Arsit, bahwa korban sudah empat hari berada di Pos Dishub sebelah selatan terminal tersebut. Pada hari ke empat, Kepala Terminal melaporkan hal tersebut kepada Bhabinkamtibmas Mamboro, Aiptu Jaka Widodo.

Selanjutnya, Bhabinkamtibmas beserta personil Dishub, berusaha untuk membujuk korban agar mau di bawa ke rumah sakit. Namun korban menolak dan bersikeras, untuk tetap tinggal di Terminal Mamboro. Selama empat hari berada di terminal itu, korban diberi makan oleh warga  sekitar.

Pada saat diintrogasi oleh Aiptu Jaka Widodo, korban mengaku bernama Erlan dan berasal dari Desa Besoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Muhajir/redaksi



Menyingkap Tabir Menguak Fakta