RADAR SUMATERA : Anggota Kodam Menyaru Jadi Pecandu Sabu

BINJAIJawara Post–Komplek Abdul Hamid Nasution di Jalan Medan-Binjai KM 10 Kampung Lalang, Sunggal merupakan tempat tinggal anggota dan pensiunan TNI. Namun, seiring berjalannya waktu, pemukiman ini justru menjadi sarang narkoba.

Sudah berulangkali, aparat gabungan termasuk Kodam I/Bukit Barisan melakukan penggerebekan. Teranyar, petugas Detasemen Intelijen Kodam I/BB menggerebek satu rumah yang dijadikan tempat pesta narkoba.

Dalam penggerebekan ini, anggota Deninteldam yang dikomandoi Mayor Inf M Wirya Artha Diguna mengamankan 11 orang. Beberapa diantaranya merupakan bandar dan pengedar. “Tim awalnya menerima informasi dari masyarakat menyangkut satu rumah yang dicurigai sebagai lokasi transaksi dan konsumsi narkoba.

Setelah mendapat informasi itu, dua orang anggota Deninteldam menyaru sebagai pengguna narkoba untuk memantau lokasi,” kata Kepala Penerangan Kodam I/BB, Kolonel Inf Roy Hansen Sinaga, Kamis (18/10). Setelah yakin rumah yang berada di Blok 8 itu ‘sarang’ narkoba, dua anggota Deninteldam kembali ke komando.

Mereka melaporkan situasi pada pimpinan. Pada Rabu (17/10) kemarin, anggota Deninteldam kembali bersama Tim Khusus. Mereka menggerebek rumah tersebut. “Di Blok 8, kami mengamankan sejumlah tersangka dengan barang bukti timbangan elektrik dan satu unit sepeda motor Honda Beat BK 5310 AHC.

Lalu, tim lainnya melakukan pengembangan ke Blok 10,” kata Roy. Alhasil, Tim Khusus Deninteldam membekuk 11 tersangka. Adapun jumlah barang bukti yang disita sabu seberat 113,77 gram dan ganja 0.92 gram. “Bandarnya ini ada beberapa orang. Salah satunya adalah SAM (Sutan Agus Manurung),” ungkap Roy.

Pascapenggerebekan, Deninteldam berkordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.

Ke 11 tersangka menjalani pemeriksaan di markas Deninteldam, untuk selanjutnya diproses BNNP Sumut. “Untuk selanjutnya, tim gabungan akan tetap memantau lokasi tersebut. Sebab, kami tidak ingin komplek itu menjadi sarang narkoba,” kata Roy.

Saat dihadirkan dalam gelar pemaparan, ke 11 tersangka terlihat menggunakan sebo hitam. Mereka dibariskan dan diminta menunjukkan barang bukti sabu yang rencananya akan dijual kepada para pengguna.(cr9/cr3) Tersangka Neli Mayanti (baju kaos hitam) pengedar sabu, di Mako Deninteldam I/BB, Kamis (26/11/2015).

Satu Orang Urinenya Negatif
Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga mengatakan, pihaknya telah memeriksa urine ke 11 orang diantaranya merupakan bandar dan pengedar sabu.

Namun, kata Roy, dari 11 orang itu, satu diantaranya dinyatakan negatif. Ia adalah Dedi Setiawan. “Kami masih mendalami kenapa saudara DS ini berada di lokasi. Apakah kebetulan singgah saja, atau ada terlibat dalam peredaran,” kata Roy.

Ia mengatakan, adapun mereka yang diamankan di Komplek Abdul Hamid Nasution diantaranya Sutan Agus Manurung, Indra Gunawan, Agus Zaelani, Anditia Faisal, Fani Fikri, Fanuel Pardede. Kemudian, Joni Situmeang, Muhammad Zulham Ginting, Mesdi alias Adi, Syamsul Bahri dan Dedi Setiawan.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, bandarnya ini adalah Sutan Agus Manurung. Sebab, dari masing- masing pengguna dan pengedar menunjuk Sutan sebagai pemasok barang,” ungkap Roy.

Guna pengembangan, mereka yang diamankan akan diserahkan ke BNNP Sumut.

Array A Argus

Biro Binjai


TAG

Menyingkap Tabir Menguak Fakta