SITUBONDO : Bergandengan Tangan, Sholawat Bening Satukan Ummat

Hening, sejuk dan khidmat. Puluhan ribu umat muslim memadati alun-alun kota Situbondo mengikuti pengajian sholawat Bhenning, Jumat malam kemarin. Dengan membaca Basmalah sambil bergandengan tangan, KHR Azaim Ibrahimy mengajak umat muslim menjaga persatuan.
Acara “Situbondo Bersholawat Untuk Indonesia” diselenggarakan Polres Situbondo dan Dandim 0823. Kegiatan ini dihadiri jamaah sholawat Bhenning dari berbagai daerah. Bhenning mania tak hanya berasal dari Kabupaten Situbondo, melainkan dari Bondowoso, Jember, Lumajang, Probolinggo, Banyuwangi dan Bali.

Kiai Azaim mengajak masyarakat dan jamaah sholawat Bhenning untuk tetap menjaga persatuan. Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah itu mengingatkan, agar perbedaan pilihan tak menyebabkan putusnya tali persaudaraan.

Menurut Kiai Azaim, menjelang Pemilu suasana sedikit memanas dan harus segera didinginkan. Para pendukung harus saling menghargai, karena perbedaan pilihan itu hanya untuk lima tahunan saja.

Kiai Azaim bersama seluruh jamaah sholawat Bhenning, juga ikut mendoakan perdamaian bangsa Indonesia menjelang pemilihan umum 17 April mendatang. Kiai Azaim juga mengajak jamaahnya mendoakan umat muslim yang jadi korban kekejaman teroris di Selandia Baru, serta para korban bencana alam di NTB dan banjir bandang di Sentani, Jaya Pura Papua.

Sementara itu, Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, mengaku bersyukur kegiatan “Situbondo Bersholawat Untuk Indonesia”, berlangsung aman damai dan sejuk. Menurunya, kebersamaan dalam acara sholawat Bhenning akan terus terjaga di masyarakat .

Zaini Zen



Menyingkap Tabir Menguak Fakta