439 Orang Terjaring Razia Pekat

BANYUWANGIJawara Post– Polresta Banyuwangi menggelar Operasi Pekat menjelang Bulan Suci Ramadhan. Dalam operasi yang digelar sejak 22 Maret sampai 2 April tersebut, polisi berhasil mengamankan 439 orang. kini ditetapkan sebagai tersangka.

Ratusan orang ini tersangkut dalam 353 kasus. Diantaranya premanisme 177 kasus disertai 220 tersangka, prostitusi 4 perkara dan 4 tersangka, Pornografi 2 kasus plus 2 tersangka, judi 39 kasus serta 61 pelaku, narkoba 37 kasus dan 45 tersangka, petasan 2 kasus dan 2 tersangka, miras 92 perkaranya dengan 105 tersangka,ucap Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin SIK. Kamis (08/04/2021)

yang menarik disini dalam Operasi pekat (penyakit masyarakat).yaitu ada sebuah kasus yang berhubungan dengan kasus perdagangan orang (Mucikari). human traficking memudahkan perbuatan cabul terhadap orang lain. Dimana kasus ini diungkap pada tanggal 22 Maret 2021, yang diawali penawaran melalui medsos (Twitter).

Seseorang memesan seorang cewek yang difasilitasi oleh seorang mucikari. Ini kali ketiga di Polresta Banyuwangi perdagangan orang lewat medsos,” terang Kapolresta.

Selain itu Satnarkoba mengungkap 11 kasus yang semuanya sabu – sabu. Jumlah pelaku yang diamankan 15 orang dan sudah ditetapkan tersangka. Rinciannya 14 laki – laki dan 1 perempuan. Adapun barang buktinya 25 paket sabu seberat 149,79 gram dan masih banyak lagi bukti pendukung lainnya.

Polresta Banyuwangi berhasil ungkap kasus human trafficking di media sosial yang ke tiga kalinya, namun kali ini lewat Twitter. Dan ini ungkap kasus pekat yang menarik, sedangkan kasus lainya merupakan kasus pekat yang biasa.

Red/Jp



Menyingkap Tabir Menguak Fakta