{"id":14132,"date":"2019-11-26T13:33:41","date_gmt":"2019-11-26T06:33:41","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=14132"},"modified":"2019-11-26T13:37:01","modified_gmt":"2019-11-26T06:37:01","slug":"siswa-psht-sragen-yang-tewas-terkena-tendangan-perut-dari-pelatih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/siswa-psht-sragen-yang-tewas-terkena-tendangan-perut-dari-pelatih\/","title":{"rendered":"Siswa PSHT Sragen Yang Tewas Terkena Tendangan Perut dari Pelatih"},"content":{"rendered":"<p><strong>SRAGEN,\u00a0<a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/jawara-post\/\">Jawara Post&#8211;<\/a><\/strong>Jenasah MA (13) siswa perguruan silat persaudaraan setia hati terate (PSHT) asal Saren, Kalijambe, Sragen, akhirnya dimakamkan Senin (25\/11\/2019) siang di pemakaman umum desa setempat.<\/p>\n<p>Hujan tangis mengiringi kepergian bocah siswa kelas 1 MTS yang tewas saat latihan PSHT di wilayah Kaloran, Gemolong, Minggu (24\/11\/2019) malam tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKorban sudah dimakamkan kemarin siang pukul 14.00 WIB. Di pemakaman umum desa setempat,\u201d papar Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Kalijambe, Iptu Aji Wiyono, Selasa (26\/11\/2019).<\/p>\n<p>Pemakaman MA dihadiri sejumlah pengurus cabang hingga ranting PSHT. Termasuk rekan-rekan seangkatan MA yang baru beberapa bulan berlatih.<\/p>\n<p>Suasana haru dan isak tangis mengiringi pemberangkatan jenasah bocah cilik itu menuju pemakaman.<\/p>\n<p>Pemakaman sempat tertunda lantaran jenasah MA harus diotopsi terlebih dahu di Solo.<\/p>\n<p>Ketua Cabang PSHT Sragen Pusat Madiun, Jumbadi mengatakan pihaknya bersama jajaran pengurus cabang dan ranting serta pelatih di Gemolong, juga turut hadir di rumah duka untuk mengucapkan belasungkawa.<\/p>\n<p>\u201cKami datang ke rumah duka sekitar pukul 11.00 WIB,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Seperti diberitakan, siswa kelas satu MTS itu ditemukan meregang nyawa saat mengikuti latihan rutin perguruan silat persaudaraan setia hati terate (PSHT).<\/p>\n<p>Insiden tragis itu terjadi tadi malam, Minggu (24\/11\/2019) pukul 23.00 WIB. Siswa mungil itu meninggal diduga mendapat latihan fisik dan tendangan dari seniornya.<\/p>\n<p>Data yang dihimpun di lapangan, insiden itu terjadi saat korban mengikuti latihan di wilayah Dukuh Ngrendeng RT 22, Desa Kaloran, Kecamatan Gemolong, Sragen.<\/p>\n<p>Menurut sejumlah saksi, malam itu korban mengikuti latihan bersama sekitar 20 peserta PSHT pemula lainnya.<\/p>\n<p>Korban mengikuti latihan mulai pukul 20.00 WIB. Semula, latihan berjalan biasa saja.<\/p>\n<p>Saat korban mengikuti latihan dan sedang posisi kuda-kuda kemudian diberikan tendangan A atau dengan ujung kaki oleh seniornya, FAS (16) asal Donoyudan, Kalijambe satu kali ke arah perut, korban langsung terjengkang dan jatuh ke belakang.<\/p>\n<p>Seketika itu, korban langsung kejang-kejang. Situasi latihan langsung geger. Seketika, FAS langsung berusaha menolong korban dengan cara diurut perutnya.<\/p>\n<p>Namun korban tidak sembuh kemudian korban dibawa oleh beberapa senior lainnya ke bidan di wilayah Saren.<\/p>\n<p>Namun kondisi korban tetap tak sadarkan diri.<\/p>\n<p>Korban kemudian dirujuk ke RS Yakssi Gemolong namun sesampai di RS Yakssi korban dinyatakan sudah meninggal dunia.<\/p>\n<p>Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas, AKP Harno membenarkan kejadian itu. Menurutnya, kronologi kejadian bermula ketika ada latihan warga yunior PSHT di wilayah Gemolong.<\/p>\n<p>\u201cYang senior melakukan tendangan. Nah, setelah mendapat tendangan, korban langsung terjatuh dan tak sadarkan diri. Sempat dibawa ke rumah sakit, namun sudah dinyatakan meninggal dunia,\u201d papar AKP Harno.<\/p>\n<p>Saat ini, kasus itu sedang ditangani intensif oleh Satreskrim Polres Sragen.<\/p>\n<p><strong>Wardoyo<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SRAGEN,\u00a0Jawara Post&#8211;Jenasah MA (13) siswa perguruan silat persaudaraan setia hati terate (PSHT) asal Saren, Kalijambe, Sragen, akhirnya dimakamkan Senin (25\/11\/2019) siang di pemakaman umum desa setempat. Hujan tangis mengiringi kepergian bocah siswa kelas 1 MTS yang tewas saat latihan PSHT di wilayah Kaloran, Gemolong, Minggu (24\/11\/2019) malam tersebut. \u201cKorban sudah dimakamkan kemarin siang pukul 14.00 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14133,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14132"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14132"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14132\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14134,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14132\/revisions\/14134"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14132"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14132"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14132"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}