{"id":16318,"date":"2020-01-29T02:41:38","date_gmt":"2020-01-28T19:41:38","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=16318"},"modified":"2020-01-29T11:02:35","modified_gmt":"2020-01-29T04:02:35","slug":"kakak-beradik-beseteru-di-meja-hijau-aph-diminta-adil-berikap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/kakak-beradik-beseteru-di-meja-hijau-aph-diminta-adil-berikap\/","title":{"rendered":"Kakak Beradik Beseteru di Meja Hijau, APH Diminta Adil Bersikap"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Sidang Kasus Penggelapan Dana Sewa menyewa Tambak Udang di PN Situbondo menurut Kuasa Hukum Terdakwa : Saksi JPU Tak Tahu Apa-apa<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>SITUBONDO, <a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/jawara-post\/\">Jawara Post<\/a><\/strong>\u00a0\u2013 Sidang kasus dugaan penggelapan dana sewa menyewa tambak udang dengan terdakwa Basuki Utomo Eko Putro digelar di Pengadilan Negeri Situbondo, Senin (27\/01\/2020). Sidang kali ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).<\/p>\n<p>Ada dua saksi yang hadir dalam persidangan, salah satunya istri terdakwa, namun istri terdakwa tersebut mengundurkan diri sebagai saksi sebelum persidangan dimulai.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignleft wp-image-16320 size-medium\" src=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/IMG-20200128-WA0203-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/IMG-20200128-WA0203-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/IMG-20200128-WA0203-768x576.jpg 768w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/IMG-20200128-WA0203-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/IMG-20200128-WA0203-100x75.jpg 100w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/IMG-20200128-WA0203.jpg 1032w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Diketahui dalam perkara ini, terdakwa Basuki Utomo Eko Putro diduga telah melakukan penggelapan dana sebesar 1,7 milyar, terkait sewa menyewa tambak udang dengan luas 10 hektar yang berlokasi di Kabupaten Situbondo. Karena, tambak udang tersebut diklaim milik pihak pelapor yaitu Ratna Indrawati kakak kandungnya sendiri.<\/p>\n<p>Menanggapi keterangan saksi yang dihadirkan JPU dalam persidangan, Kuasa Hukum terdakwa, Hopaldes Pirman, SH. MH., menilai bahwa saksi pada dasarnya tidak tahu apa-apa. \u201cSaksi hanya berdasar pada asumsi dan logikanya sendiri, dalam arti fakta itu tidak langsung dia lihat dan diperhatikan sendiri,\u201d ucap Pirman.<\/p>\n<p>Menurutnya, saksi tersebut dari tahun 1997 \u2013 2003 hanya sebagai acounting dan dia tidak mengetahui terkait bukti kepemilikan tambak udang tersebut. Sedangkan, persengketaan sewa menyewa tambak udang kakak beradik tersebut, terjadi pada tahun 2014 \u2013 2017.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignright wp-image-16321 size-medium\" src=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/IMG-20200128-WA0201-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/IMG-20200128-WA0201-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/IMG-20200128-WA0201-768x576.jpg 768w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/IMG-20200128-WA0201-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/IMG-20200128-WA0201-100x75.jpg 100w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/IMG-20200128-WA0201.jpg 1032w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>\u201cMakanya dalam sidang tadi saya tanyakan, apakah saksi mengetahui persengketaan ditahun 2014 \u2013 2017, termasuk majelis hakim tadi juga menanyakan apakah saksi pernah mendengar sengketa di tahun 2014 \u2013 2017,\u201d imbuhnya.<br \/>\nPirman menjelaskan, pihak pelapor yaitu Ratna Indrawati (kakak kandung terdakwa) melaporkan terdakwa yang tak lain adik kandungnya sendiri, ke Polda Jawa Timur, dengan tuduhan penggelapan dana sewa menyewa tambak udang.<\/p>\n<p>Laporan itu, mendasar pada akta perjanjian sewa menyewa nomor 3 tahun 2010, dimana isi dari perjanjian sewa menyewa tersebut adalah selama enam tahun, dan tidak ada klausul yang menyatakan bahwa dana tersebut harus ditransfer kemana oleh pihak kedua atau penyewa tambak udang tersebut.<br \/>\n\u201cHingga kini kami masih belum pernah mendengar kesaksian pihak kedua itu, padahal sudah dipanggil oleh JPU untuk datang ke persidangan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Dalam hal ini Pirman menggaris bawahi, setelah Ratna Indrawati melaporkan terdakwa (adik kandungnya) terkait dugaan penggelapan dana sebesar 1,7 milyar ke Polda Jatim, terdakwa juga telah melaporkan Ratna Indrawati (kakak kandungnya) termasuk suaminya Willy Yosep ke Polda Jatim juga terkait penggelapan dana sebesar 1,3 milyar.<\/p>\n<p>Selain itu, Ratna Indrawati juga dilaporkan oleh terdakwa soal proses peralihan kepemilikan sertifikat dari atas nama terdakwa, menjadi nama Ratna Indrawati dengan dasar hukum yang sama yaitu akta perjanjian nomor 3 tahun 2010 tersebut.<br \/>\nHingga saat ini, Ratna Indrawati dan Willy Yosep telah berstatus tersangka, namun belum dinyatakan P 21 (rampung penyidikan) oleh penyidik Polda Jatim, dan itu sudah berlangsung hampir 2,5 tahun.<\/p>\n<p>\u201cSaya sampai bolak-balik tapi masih saja tetap P 19, karena itu saya cuma menunggu saja. Namun ironisnya, saat terdakwa dilaporkan oleh Ratna Indrawati dengan dasar hukum yang sama yaitu akta perjanjian nomor 3 tahun 2017, kasus itu langsung P 21. Ini yang menjadi ketidak adilan bagi terdakwa,\u201d keluh Pirman.<br \/>\nSementara, JPU Rendy saat dikonfirmasi terkait persidangan tersebut enggan memberikan komentar. \u201cJangan saya mas, langsung ke Kasi Pidum saja,\u201d cetus Rendy.<\/p>\n<p>Sejatinya, konstruksi hukum berlaku sama bagi siapapun, tanpa bisa di intervensi yang dapat menimbulkan kegamangan peradilan. Posisi hukum juga tidak memandang finansial namun lebih pada keadilan yang sama kedudukannya. Jika regulasi hukum jadi gamang, maka akan menciptakan masyarakat yang gagal paham.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignleft wp-image-16161 size-medium\" src=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/redaksi-7-300x124.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"124\" srcset=\"https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/redaksi-7-300x124.png 300w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/redaksi-7-768x317.png 768w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/redaksi-7-1024x423.png 1024w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sidang Kasus Penggelapan Dana Sewa menyewa Tambak Udang di PN Situbondo menurut Kuasa Hukum Terdakwa : Saksi JPU Tak Tahu Apa-apa SITUBONDO, Jawara Post\u00a0\u2013 Sidang kasus dugaan penggelapan dana sewa menyewa tambak udang dengan terdakwa Basuki Utomo Eko Putro digelar di Pengadilan Negeri Situbondo, Senin (27\/01\/2020). Sidang kali ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari pihak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16322,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[7],"tags":[267],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16318"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16318"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16318\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16330,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16318\/revisions\/16330"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16322"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16318"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16318"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16318"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}