{"id":17980,"date":"2020-04-13T20:29:43","date_gmt":"2020-04-13T13:29:43","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=17980"},"modified":"2020-04-13T20:29:43","modified_gmt":"2020-04-13T13:29:43","slug":"sodomi-dua-cucunya-kakek-bejat-di-cyduk-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/sodomi-dua-cucunya-kakek-bejat-di-cyduk-polisi\/","title":{"rendered":"Sodomi Dua Cucunya, Kakek Bejat Di Cyduk Polisi"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANYUWANGI<\/strong>,\u00a0<a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/jawara-post\/\">Jawara Post<\/a> \u2013 Sungguh Bejat benar kelakuan seorang kakek berinisial HS (49), warga Desa Sembulung, Kecamatan Cluring. Dia tega menyodomi bocah yang masih berusia 13 tahun dan 2 tahun (balita). Ironisnya, kedua korbannya tersebut yang tak lain merupakan cucu tirinya sendiri.<\/p>\n<p>Selama melancarkan aksinya, kakek bejat ini memaksa korbannya dan hanya memberikan imbalan berupa uang dan permen untuk membujuk cucunya yang masih duduk\u00a0di bangku Sekolah Dasar\u00a0kelas 6 SD.<\/p>\n<p>Awalnya kita mendapat laporan dari seseorang, dimana yang bersangkutan menyatakan bahwa telah terjadi kasus sodomi seorang kakek terhadap dua orang bocah di bawah umur,\u201d kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, saat pers conferrence secara online, Senin petang (13\/04\/2020).<\/p>\n<div id=\"attachment_17981\" style=\"width: 1290px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img aria-describedby=\"caption-attachment-17981\" loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-17981\" src=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/IMG-20200413-WA0029.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"576\" srcset=\"https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/IMG-20200413-WA0029.jpg 1280w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/IMG-20200413-WA0029-300x135.jpg 300w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/IMG-20200413-WA0029-768x346.jpg 768w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/IMG-20200413-WA0029-1024x461.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><p id=\"caption-attachment-17981\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>Kapolresta Banyuwangi pamerkan tersangka saat PressConference<\/strong><\/em><\/p><\/div>\n<p>Sedangkan untuk korban yang satunya lagi, ia lakukan secara pemaksaan kepada anak yang masih balita tak berdaya ini.<br \/>\nKepada korban yang masih berusia 2 tahun, ia sodomi secara pemaksaan,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Aksinya baru terbongkar pada Kamis 5 Maret\u00a02020\u00a0kemarin. Korban yang masih balita menangis kesakitan. Setelah dibujuk orang tuanya untuk menceritakan apa yang terjadi, korban mengaku disodomi oleh HS. Namun, paling mengejutkan lagi, HS menyodomi kedua cucu tirinya tersebut. Tak terima dengan apa yang dialami anaknya, orang tua korban langsung melapor ke Polisi.<\/p>\n<p>\u201cMendapatkan laporan tersebut, anggota unit PPA Satreskrim Polresta Banyuwangi bergerak untuk menangkap tersangka dirumahnya,\u201dujarnya<\/p>\n<p>Hasil interogasi dikuatkan dengan alat bukti lainnya, pelaku mengakui perbuatannya. Tersangka langsung dikeler ke Mapolresta Banyuwangi untuk diperiksa. Dalam perkara ini barang bukti yang diamankan adalah pakaian para korbannya.<\/p>\n<p>\u201cAtas perbuatannya tersangka dijerat pasal 82 ayat 1 atau ayat 2 atau ayat 4\u00a0 jo pasal 76E UU RI No.17 tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Dhony<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYUWANGI,\u00a0Jawara Post \u2013 Sungguh Bejat benar kelakuan seorang kakek berinisial HS (49), warga Desa Sembulung, Kecamatan Cluring. Dia tega menyodomi bocah yang masih berusia 13 tahun dan 2 tahun (balita). Ironisnya, kedua korbannya tersebut yang tak lain merupakan cucu tirinya sendiri. Selama melancarkan aksinya, kakek bejat ini memaksa korbannya dan hanya memberikan imbalan berupa uang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17982,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17980"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17980"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17980\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17983,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17980\/revisions\/17983"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17982"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17980"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17980"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17980"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}