{"id":19572,"date":"2020-09-17T11:19:33","date_gmt":"2020-09-17T04:19:33","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=19572"},"modified":"2020-09-17T11:19:33","modified_gmt":"2020-09-17T04:19:33","slug":"polisi-ungkap-motif-ibu-rt-gunting-bendera-merah-putih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/polisi-ungkap-motif-ibu-rt-gunting-bendera-merah-putih\/","title":{"rendered":"Polisi Ungkap Motif Ibu RT Gunting Bendera Merah Putih"},"content":{"rendered":"<div class=\"newkarma-core-banner-beforecontent\"><span style=\"color: #ff6600;\"><strong>BANDUNG<\/strong><\/span>,\u00a0<a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/jawara-post\/\">Jawara Post<\/a> \u2013 Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago menjelaskan Motif pelaku Pengguntingan Bendera Merah Putih di Sumedang yakni karena Jengkel melihat anaknya membawa bendera itu kemanapun.<\/div>\n<p>\u201cIbu rumah tangga (RT) ini tidak memiliki motif kebencian terhadap NKRI, tapi tindakan ini karena kejengkelan kepada anaknya yang mempunyai gangguan mental yang kemanapun selalu membawa Bendera Merah Putih itu,\u201d kata Kombes Pol. Erdi di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (16\/09\/2020).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-19574 alignleft\" src=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/FB_IMG_1600270512567_resize_92_compress27-300x196.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"196\" srcset=\"https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/FB_IMG_1600270512567_resize_92_compress27-300x196.jpg 300w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/FB_IMG_1600270512567_resize_92_compress27-400x260.jpg 400w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/FB_IMG_1600270512567_resize_92_compress27.jpg 576w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Menurut Kombes Erdi, Ada tiga orang terkait kasus pengguntingan bendera Merah Putih yang diamankan dan menjalani pemeriksaan di Polres Sumedang. Tiga orang itu berinisial P yang merupakan terduga pelaku pengguntingan, dan dua orang lainnya berinisial A dan DY.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lanjut Kombes Erdi mengatakan kini polisi juga tengah mendalami terkait unsur pidana UU ITE dalam aksi itu, Karena aksi pengguntingan bendera Merah Putih itu diketahui setelah adanya rekaman Video berdurasi 29 detik yang beredar di media sosial.<\/p>\n<p>\u201cYang menjadi permasalahan adalah ternyata ada yang memvideokan dan memviralkan, nah ini yang menjadi masalah,\u201d kata Kombes Erdi.<\/p>\n<p>Kombes Erdi belum menyebutkan siapa pelaku penyebaran ataupun pembuatan video itu, Namun yang didalami adalah dugaan ada unsur provokasi kebencian terhadap NKRI melalui media sosial.<\/p>\n<p>\u201cApakah ini masuk kepada perbuatan melawan hukum atau terkait masalah informasi elektronik, penyidik sedang mencari perbuatan niat jahatnya (menyebarkan video),\u201d kata Kombes Erdi.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Sumedang membenarkan ada aksi pengguntingan bendera Merah Putih yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang di Kabupaten Sumedang.<\/p>\n<p>Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang, AKP Yanto Slamet mengatakan, Aksi itu diketahui dari adanya rekaman video berdurasi 29 detik.<\/p>\n<p>Dalam video itu, nampak seorang ibu dibantu sejumlah orang lainnya untuk menggunting bendera Merah Putih dengan banyak potongan dan juga ada yang merekam aksi itu dalam video.<\/p>\n<p>\u201cKronologinya kemarin melakukan patroli siber kemudian di tiktok (Media Sosial) ada video seperti itu, kemudian kami cari orangnya,\u201d kata AKP Yanto. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNG,\u00a0Jawara Post \u2013 Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago menjelaskan Motif pelaku Pengguntingan Bendera Merah Putih di Sumedang yakni karena Jengkel melihat anaknya membawa bendera itu kemanapun. \u201cIbu rumah tangga (RT) ini tidak memiliki motif kebencian terhadap NKRI, tapi tindakan ini karena kejengkelan kepada anaknya yang mempunyai gangguan mental yang kemanapun selalu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19573,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19572"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19572"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19572\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19575,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19572\/revisions\/19575"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19573"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19572"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19572"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19572"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}