{"id":19837,"date":"2020-10-22T21:52:52","date_gmt":"2020-10-22T14:52:52","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=19837"},"modified":"2020-10-22T21:57:37","modified_gmt":"2020-10-22T14:57:37","slug":"ricuh-demo-didepan-kantor-dprd-banyuwangi-reporter-rabi-jp-cidera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/ricuh-demo-didepan-kantor-dprd-banyuwangi-reporter-rabi-jp-cidera\/","title":{"rendered":"Ricuh&#8230;.Demo didepan Kantor DPRD Banyuwangi, reporter Rabi JP Cidera"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff6600;\"><strong>KOTA GANDRUNG<\/strong><\/span>,\u00a0 <a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/jawara-post\/\">Jawara Post<\/a> &#8211; Unjuk rasa susulan untuk menolak UU Cipta Kerja di depan DPRD Banyuwangi berujung ricuh. Pintu gerbang gedung DPRD Banyuwangi jebol didobrak massa aksi. Bahkan sempat terjadi aksi lempar botol meneral, Kamis (22\/10\/2020)<\/p>\n<p>Kericuhan dipicu karena demonstan merasa disepelekan dan kecewa. Itu lantaran tak kunjung ditemui oleh anggota dewan. Akibatnya, massa beramai-ramai mendorong pintu pagar dewan hingga jebol.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><em><strong>Demo Susulan Cabut UU Ciptaker di Banyuwangi Juga Ricuh<\/strong><\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #0000ff;\"><em><strong>Situasi demo tolak UU Cipta Kerja di Banyuwangi yang juga ricuh<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Setelah roboh, kericuhan pun tak terhindarkan dan para pendemo jutsru berlarian karena petugas segera merangsek membubarkan massa.<\/p>\n<p>Massa seketika berhamburan saat polisi menghalau aksi demo tersebut. Polisi juga menembakkan water canon dan gas air mata untuk memukul mundur massa.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><em><strong>Lantaran kecewa, Masa Bahkan Sampai Jemur Celana Dalam di DPRD<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Situasi makin memanas, hingga belasan pendemo diamankan. Mereka diduga sebagai provokator didalam aktivis unjukrasa yang digalang Aliansi Banyuwangi Bergerak.<\/p>\n<p>&#8220;Hingga saat kini kami masih mendata jumlah pendemo yang telah diamankan,&#8221; kata Kapolresta, Kombespol Arman Asmara Syarifudin di sela sela pengamanan demo.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><em><strong>Halauan water canon dan gas air mata banyak yang sasar crew media hingga cidera ringan<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Arman mengimbau masyarakat yang melakukan unjuk rasa untuk tidak ricuh ataupun merusak fasilitas umum. &#8220;Setelah terdata, mereka yang diamankan akan dilepas,&#8221; inbuhnya.<\/p>\n<p>Pantauan dilapangan, aksi tolak UU Cipta Kerja kali ini, bisa dibilang fantastis . Meski jumlah pendemo tidak begitu banyak, mereka sangat lantang menyuarakan aspirasinya.<\/p>\n<p>Sementara, belasan aktivis yang sempat diamakan oleh kepollisian, terlihat telah dilepas dan kembali pada keluarganya.<\/p>\n<p>&#8220;Akibat situasi yang sempat memanas, halauan water canon dan gas air mata banyak yang menimpa para awak media yang sedang liputan, &#8221; kata D Martha, wartawan Radar Besuki -Jawara Post.<\/p>\n<p>DHONNY<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KOTA GANDRUNG,\u00a0 Jawara Post &#8211; Unjuk rasa susulan untuk menolak UU Cipta Kerja di depan DPRD Banyuwangi berujung ricuh. Pintu gerbang gedung DPRD Banyuwangi jebol didobrak massa aksi. Bahkan sempat terjadi aksi lempar botol meneral, Kamis (22\/10\/2020) Kericuhan dipicu karena demonstan merasa disepelekan dan kecewa. Itu lantaran tak kunjung ditemui oleh anggota dewan. Akibatnya, massa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19838,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19837"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19837"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19837\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19841,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19837\/revisions\/19841"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19838"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19837"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19837"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19837"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}