{"id":20203,"date":"2020-12-16T21:26:29","date_gmt":"2020-12-16T14:26:29","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=20203"},"modified":"2020-12-16T21:26:29","modified_gmt":"2020-12-16T14:26:29","slug":"potret-suram-dampak-pandemi-corona-di-negeri-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/potret-suram-dampak-pandemi-corona-di-negeri-ini\/","title":{"rendered":"Potret Suram, Dampak Pandemi Corona di Negeri ini"},"content":{"rendered":"<div class=\"top-header-second sticky-menu\">\n<div class=\"gmr-topnavwrap clearfix\">\n<div class=\"container-topnav\">\n<div class=\"gmr-list-table\">\n<div class=\"gmr-table-row\">\n<div class=\"gmr-table-cell gmr-table-search\">\n<div class=\"only-mobile gmr-mobilelogo\">\n<div class=\"gmr-logo\"><strong>RADAR KALTENG<\/strong>,\u00a0 <a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/jawara-post\/\">Jawara Post<\/a>\u00a0\u2013 Pasangan suami istri (Pasutri) di Kota Palangka Raya nekat membawa Jenazah anak kandungnya menggunakan sepeda motor dari RSUD DR Doris Sylvanus ke Pemakaman Umum Jalan Tjilik Riwut Km 12, Kec. Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Selasa (15\/12\/2020) Pagi.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"site-container\" class=\"site inner-wrap\">\n<div id=\"content\" class=\"gmr-content\">\n<div class=\"container\">\n<div class=\"row\">\n<div id=\"primary\" class=\"content-area col-md-content\"><main id=\"main\" class=\"site-main-single\" role=\"main\"><\/p>\n<article id=\"post-9158\" class=\"post-9158 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail category-berita-viral category-daerah category-kesehatan category-nasional category-peristiwa-kejadian tag-bawa-jenazah-pakai-motor tag-kota-palangka-raya tag-pasutri-bawa-jenazah tag-pasutri-bawa-jenazah-anaknya tag-rsud-dr-doris-sylvanus newstopic-bawa-jenazah-pakai-motor newstopic-kalimantan-tengah newstopic-rsud-dr-doris-sylvanus\">\n<div class=\"site-main gmr-single hentry\">\n<div class=\"gmr-box-content-single\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-md-sgl-c\">\n<div class=\"entry-content entry-content-single\">\n<p>Dilansir dari akun facebook Lishakagame Uchiecha, Pasangan Suami Istri (Pasutri) Nekat membawa jenazah anak kandungnya karena tak mampu membayar biaya ambulans.<\/p>\n<p>Kejadian ini sempat direkam masyarakat dan viral di media sosial, Terlihat dalam video tersebut seorang bapak menggendong bayi yang merupakan anak kandungnya dengan menggunakan kain jarik.<\/p>\n<p>Saat dilakukan penelusuran terhadap keluarga dan alamatnya, ternyata mereka merupakan warga yang tinggal di Jalan Mendawai Kota Palangka Raya. Kedua pasangan suami istri ini bernama Asmudin dan Fatimah.<\/p>\n<p>\u201cSaya tidak memiliki biaya mas untuk membayar ambulans dari rumah sakit,\u201d kata Sania yang merupakan saudara dari orang tua bayi tersebut.<\/p>\n<p>Sania menjelaskan, Pemakaman ini juga sangat sederhana lantaran tidak memiliki uang untuk memakamkan bayi tersebut hanya diberi tanda menggunakan pecahan keramik tidak menggunakan batu nisan.<\/p>\n<p>\u201cTidak di tawarkan ambulan oleh pihak rumah sakit saat di kamar mayat dan lebih memilih menggunakan sepeda motor dan juga kami tidak mempunyai uang kalaupun memakai ambulan,\u201d terang Sania.<\/p>\n<p>Menurut informasi, Bayi tersebut sebelumnya sempat mendapat perawatan dan dikabarkan kekurangan gizi serta berat badan hanya 1,3 Kg.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9160\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/liputantoday.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/IMG_20201216_175523_compress11.jpg?resize=540%2C465&amp;ssl=1\" alt=\"\" width=\"350\" height=\"301\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara itu disisi lain, Kepala Instansi Forensik dr. Ricka Brillianty menyebutkan Jasad Bayi tersebut sudah sejak pagi menjelang subuh dan kami tawarkan untuk Menggunakan ambulans.<\/p>\n<p>\u201cKeluarganya menolak dan ingin di bawa menggunakan sepeda motor,\u201d ungkap dr. Ricka Brilianty.<\/p>\n<p>\u201cBukan kami membiarkan siapapun yang memerlukan bantuan dan akan disiapkan surat keterangan tidak mampu dan akan dibantu untuk pengantaran dan pemakaman,\u201d tambah Ricka.<\/p>\n<p>Dikesempatan yang berbeda awak media liputantoday.com mencoba menghubungi pihak RSUD DR Doris Sylvanus untuk mengkonfirmasi perihal tersebut, Namun pihak rumah sakit enggan berkomentar dan mengarahkan ke bagian humasnya.<\/p>\n<p>\u201cIni dengan ruangan bangsal nya pak, ini dari mana, langsung ke bagian humasnya pak\u201d Sambil memberikan nomor kontak humas pihak rumah sakit tersebut.<\/p>\n<p>Awak media mencoba menghubungi kembali pihak humas RSUD DR Doris Sylvanus dan menerangkan \u201cKejadian jenazah anak dibawa pulang pakai motor tersebut memang benar dan Pihak kita juga sudah menawarkan agar Jenazah Bayi tersebut dibawa pakai Ambulans, Cuma pihak keluarga menolaknya tampa memberi alasan, dan rencana kita nanti akan adakan pers rilisnya tapi belum tau kapan waktunya, ntar kita kabarin bapaknya dech, terang humas RSUD DR Doris Sylvanus diakhiri perbincangan, pada Rabu (16\/12\/2020).<\/p>\n<p>Am\/Navi<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n<p><\/main><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RADAR KALTENG,\u00a0 Jawara Post\u00a0\u2013 Pasangan suami istri (Pasutri) di Kota Palangka Raya nekat membawa Jenazah anak kandungnya menggunakan sepeda motor dari RSUD DR Doris Sylvanus ke Pemakaman Umum Jalan Tjilik Riwut Km 12, Kec. Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Selasa (15\/12\/2020) Pagi. Dilansir dari akun facebook Lishakagame Uchiecha, Pasangan Suami Istri (Pasutri) Nekat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20204,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20203"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20203"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20203\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20205,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20203\/revisions\/20205"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20204"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20203"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20203"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20203"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}