{"id":20371,"date":"2021-01-01T19:08:18","date_gmt":"2021-01-01T12:08:18","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=20371"},"modified":"2021-01-01T19:08:18","modified_gmt":"2021-01-01T12:08:18","slug":"misteri-objek-wisata-pemandian-tasnan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/misteri-objek-wisata-pemandian-tasnan\/","title":{"rendered":"Misteri Objek Wisata Pemandian Tasnan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff6600;\"><strong>BONDOWOSO<\/strong><\/span>,\u00a0 <a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/jawara-post\/\">Jawara Post<\/a>\u00a0&#8211; Bagi warga Desa Taman, keangkeran pemandian alam Tasnan sudah menjadi rahasia umum. Pada malam-malam tertentu, warga takut mengunjungi lokasi ini.<\/p>\n<p>Menurut warga desa setempat, Riski Setiawan (32), untuk lewat di kawasan itu warga harus berpikir berkali-kali. Apalagi, di waktu malam. Khususnya, malam Selasa Kliwon atau Jumat Manis.<\/p>\n<p>&#8220;Pernah sekali, saya lewat pas malam Selasa Kliwon. Suasananya kayak orang ada orang punya hajat. Setelah berlalu, ternyata nggak ada apa-apa,&#8221; tutur Riski, Jumat (1\/1\/2021).<\/p>\n<p>Hal yang sama disampaikan Aini (29), juga warga desa setempat. Saat melewati kawasan itu, dia merasa dipanggil seorang perempuan. Padahal, saat itu gelap gulita.<\/p>\n<p>&#8220;Karena saya takut, ya terus aja menambah kecepatan motor. Sampai merinding saya kalau mengingat kejadian itu,&#8221; imbuh ibu dua anak ini.<\/p>\n<p>Kawasan pemandian alam Tasnan memang terletak di Desa Taman, Kecamatan Grujugan. Lokasi pemandian ini berada di tengah hutan pinus. Tepatnya di wilayah Perhutani KPH Bondowoso.<\/p>\n<p>Letaknya tidak terlalu jauh dari jalan raya jurusan Bondowoso-Jember, sekitar 2 kilometer dari jalan provinsi tersebut. Pemandian yang dibangun sejak puluhan tahun silam ini juga berjarak tak jauh dari permukiman warga.<\/p>\n<p>Dari cerita warga sekitar, pada sekitar tahun 2000-an sempat terjadi insiden anak tenggelam. Tenggelamnya anak kecil di kolam ini lantas dikaitkan dengan penghuni tempat wisata yang meminta tumbal.<\/p>\n<p>Bukan hanya itu. Di tempat tersebut juga kerap dijadikan sarana uji nyali, yang kemudian divideokan. Di pinggir kolam ini juga terdapat pohon Ara besar, yang konon sering muncul penampakan hantu.<\/p>\n<p>Bagi warga Desa Taman, keangkeran pemandian alam Tasnan sudah menjadi rahasia umum. Pada malam-malam tertentu, warga takut mengunjungi lokasi ini.<br \/>\nPemandian Alam Tasnan\/ Foto: Chuk Shatu Widarsha<\/p>\n<p>Menjadi tempat ritual<\/p>\n<p>Bukan hanya penampakan, di tempat tersebut juga tak jarang ada orang yang datang dengan maksud tertentu. Mereka yang datang tampak membawa sesajen dan dupa.<\/p>\n<p>Entah menggelar ritual apa. Tapi jika dilihat dari tata cara prosesinya, mereka membakar dupa di bawah pohon besar. Lalu memakan sesajen yang telah dibawanya.<\/p>\n<p>&#8220;Terutama malam Jumat Legi. Kadang membawa mobil. Kayaknya dari luar daerah. Mereka lalu melakukan ritual,&#8221; kata Taufik, Kepalan Dusun Pejagan, Taman, kepada detikcom, Selasa (8\/12\/2020).<\/p>\n<p>Tak hanya itu, kata Taufik, sering pula ada orang yang sampai bermalam di bawah pohon besar tersebut. Mereka seperti menggelar prosesi tertentu. Tentu dengan membawa sesajen dan dupa.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau bagi warga sekitar sini, bahwa pemandian itu hanya sering ada penampakan makhluk halus. Tidak sampai menggelar prosesi-prosesi ritual,&#8221; kata Taufik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONDOWOSO,\u00a0 Jawara Post\u00a0&#8211; Bagi warga Desa Taman, keangkeran pemandian alam Tasnan sudah menjadi rahasia umum. Pada malam-malam tertentu, warga takut mengunjungi lokasi ini. Menurut warga desa setempat, Riski Setiawan (32), untuk lewat di kawasan itu warga harus berpikir berkali-kali. Apalagi, di waktu malam. Khususnya, malam Selasa Kliwon atau Jumat Manis. &#8220;Pernah sekali, saya lewat pas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20372,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20371"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20371"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20371\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20373,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20371\/revisions\/20373"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20372"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}