{"id":21414,"date":"2021-04-15T21:33:16","date_gmt":"2021-04-15T14:33:16","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=21414"},"modified":"2021-04-15T21:33:46","modified_gmt":"2021-04-15T14:33:46","slug":"masuk-ramadhan-harga-gas-elpigi-meroket","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/masuk-ramadhan-harga-gas-elpigi-meroket\/","title":{"rendered":"Masuk Ramadhan, Harga Gas Elpigi Meroket"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff9900;\"><strong>BONDOWOSO<\/strong><\/span>, <a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/jawara-post\/\">Jawara Post<\/a>&#8211; Ramai nya di medsos tentang kesulitan gas elpiji ukuran 3 kilogram sejak sebelum Ramadan 1442 H. Akibatnya, harga gas tersebut melambung tinggi.<\/p>\n<p>Agar tidak terjadi kelangkaan lagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, akan membentuk satuan tugas (Satgas) pengawasan terhadap gas ukuran 3 kilogram yang di sebut-sebut gas bersubsidi itu<br \/>\n15\/04\/2021.<\/p>\n<p>Menanggapi hal tersebut<br \/>\nWakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat, menduga, selain tidak tepat sasaran, kelangkaan gas elpiji 3 kilogram disebabkan ada permainan di tingkat pengecer.<\/p>\n<p>&#8220;Dari jalur pengecer ini yang melakukan spekulasi-spekulasi sehingga harga naik. Ada juga dugaan upaya penimbunan-penimbunan,\u201d cetusnya, Kamis (15\/4\/2021), di hadapan puluhan wartawan saat menggelar pers rilis di gedung Sabha Bina Praja 2.<\/p>\n<p>Tim satgas yang terdiri dari unsur pemerintah, kepolisian dan kejaksaan akan memantau pendistribusian gas mulai dari agen hingga pangkalan.<\/p>\n<p>Adapun pengecer tidak masuk dalam bagian pendistribusian resmi dari Pertamina, sehingga keberadaan mereka harus segera ditiadakan.<\/p>\n<p>Dari distributor ke agen lalu ke pangkalan. Seharusnya dari pangkalan ini yang harus melayani masyarakat. Tapi masih ada pengecer. Ini juga salah satu mengakibatkan adanya kelangkaan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Wabup juga menegaskan, Pemkab bersama pihak terkait akan melakukan tindakan hukum terhadap oknum atau spekulan yang melakukan penimbunan Tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram.<\/p>\n<p>Apabila ditemukan Agen yang melakukan kecurangan akan dikenakan sanksi hingga pencabutan izin usaha.<\/p>\n<p>\u201dSatgas untuk menertibkan jalur distribusi dari pangkalan harus ke masyarakat. Tidak boleh ke pengecer sehingga tidak ada upaya penimbunan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Di tempat yang sama, Kabag Perekonomian Pemkab Bondowoso, Aris Wasiyanto, menjelaskan, kelangkaan gas disebabkan karena penggunaannya salah sasaran.<\/p>\n<p>\u201cSebab, masyarakat yang sudah mampu, pengusaha hotel, hingga peternakan ayam, menggunakan gas elpiji ukuran 3 kilogram tersebut, untuk kebutuhan usaha mereka,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Sementara, lanjut Aris, kita untuk memberikan sanksi tegas bagi pelanggar, tidak ada aturan yang jelas<\/p>\n<p>\u201dMereka yang kaya-kaya memakai tabung ukuran 3 kilogram. Sebenarnya tidak layak. Sedangkan aturan untuk sanksi tegas tidak jelas. Paling tidak sanksinya kita tegur saja,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Untuk itu, Pemkab telah berupaya menambah ketersediaan gas dengan mengajukan tambahan fakultatif kepada Pertamina sebanyak 4 persen.<\/p>\n<p>\u201cAdapun kebutuhan masyarakat akan energi gas elpiji dalam setahun sebanyak 5 juta tabung. Angka tersebut bisa meningkat saat memasuki hari-hari besar keagamaan sehingga stoknya perlu ditambah,<\/p>\n<p>yudi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONDOWOSO, Jawara Post&#8211; Ramai nya di medsos tentang kesulitan gas elpiji ukuran 3 kilogram sejak sebelum Ramadan 1442 H. Akibatnya, harga gas tersebut melambung tinggi. Agar tidak terjadi kelangkaan lagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, akan membentuk satuan tugas (Satgas) pengawasan terhadap gas ukuran 3 kilogram yang di sebut-sebut gas bersubsidi itu 15\/04\/2021. Menanggapi hal tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21415,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[7],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21414"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21414"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21414\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21416,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21414\/revisions\/21416"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21415"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}