{"id":23305,"date":"2022-01-10T22:31:53","date_gmt":"2022-01-10T15:31:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=23305"},"modified":"2022-01-10T22:31:53","modified_gmt":"2022-01-10T15:31:53","slug":"usir-tikus-dengan-cara-berikut-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/usir-tikus-dengan-cara-berikut-ini\/","title":{"rendered":"Usir Tikus dengan Cara Berikut ini"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>HAMA TIKUS, JP. Com<\/strong><\/span> \u2013 Salah satu organisme pengganggu pada tanaman padi adalah adanya keberadaan tikus.<\/p>\n<p>Kerusakan yang ditimbulkan dari hama tikus pada tanaman padi biasanya cukup besar.<\/p>\n<p>Hal ini karena biasanya tikus menyerang tanaman padi sejak awal pertanaman hingga menjelang panen.<\/p>\n<p>Untuk mengusir tikus pada tanaman padi dapat dilakukan dengan membuat sendiri pestisida alami.<\/p>\n<p>Pemilihan penggunaan pestisida alami memiliki sejumlah keuntungan, yakni relatif aman, ramah lingkungan, murah dan mudah didapatkan.<\/p>\n<p>Bahan alam untuk mengusir hama tikus<br \/>\nLantas bagaimana cara untuk mengusir hama tikus pada tanaman padi menggunakan pestisida alami?<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-23308 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/605979bf284a4-300x192.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"192\" srcset=\"https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/605979bf284a4-300x192.jpg 300w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/605979bf284a4-171x108.jpg 171w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/605979bf284a4.jpg 375w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><em><strong>Ada sejumlah cara untuk mengusir hama tikus menggunakan pestisida alami, yakni:<\/strong><\/em><\/p>\n<p>1. <strong>Menggunakan jengkol<\/strong><br \/>\nMelansir dari laman Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Buleleng, tanaman jengkol bisa digunakan untuk mengusir hama tikus.<\/p>\n<p>Tanaman jengkol mengandung minyak atsiri, saponin, alkaloid, terpenoid, steroid, tannin, glikosoda, protein, karbohidrat, kalsium, fosfor dan vitamin.<\/p>\n<p>Adapun cara membuat pestisida alami menggunakan jengkol untuk mengusir tikus yakni:<\/p>\n<p>Jengkol dikupas kulit luar maupun kulit arinya.\u00a0 Rendam dengan air dengan perbandingan 1 kg: 10 liter air selama 24-36 jam sampai air rendaman mengeluarkan aroma sangat menyengat yang bisa mengusir hama tikus.<\/p>\n<p>Letakkan atau semprotkan larutan jengkol pada tanaman padi<br \/>\nPenggunaan semprotan jengkol ini tak hanya mengusir tikus, namun juga mengusir burung yang menyerang padi.<\/p>\n<p>2. <strong>Menggunakan cabai<\/strong><br \/>\nIlustrasi tanaman cabai rawit.<br \/>\nLihat Foto<\/p>\n<p>Tanaman cabai mengandung minyak atsiri, piperin, dan piperidin yang berfungsi sebagai repellent dan mengganggu preferensi makan hama.<\/p>\n<p>Untuk membuat pestisida alami pengusir hama tikus pada tanaman padi, maka caranya yakni:<\/p>\n<p>Cabai ditumbuk halus kemudian direndam selama semalam.<br \/>\nSaring rendaman yang telah dibuat<br \/>\nSemprotkan pada tanaman padi.<br \/>\nBaca juga: Di Balik Pedasnya, Cabai Punya Banyak Manfaat Kesehatan, Apa Saja?<\/p>\n<p>3. <strong>Menggunakan pepaya<\/strong><br \/>\nPepaya mengandung bahan aktif papain. Kandungan ini berpotensi menjadi pengendali tikus yang cukup ampuh.<\/p>\n<p>Adapun cara membuat pestisida alami dari pepaya untuk mengusir hama tikus pada padi yakni sebagai berikut:<\/p>\n<p>Buah pepaya tua yang belum masak dikupas. Potong buah pepaya kecil-kecil sebesar dadu.\u00a0 Kemudian sebarkan pada tempat yang biasa dilewati tikus.<\/p>\n<p>Dalam pembuatan pestisida dari papaya ini mulai dari pengupasan sampai penyebarannya harus menggunakan sarung tangan.<\/p>\n<p>Hal ini karena indera penciuman tikus sangat tajam terhadap bau dan sentuhan tangan manusia, sehingga kemungkinan tikus tidak akan memakan potongan buah papaya tua yang terkena sentuhan tangan manusia.<\/p>\n<p>4. <strong>Menggunakan urin sapi<\/strong><br \/>\nProvinsi penghasil sapi perah terbanyak di Indonesia masih didominasi dari pulau Jawa<br \/>\nLihat Foto<br \/>\nMengusir hama tikus pada padi bisa pula digunakan dengan pestisida dari urin sapi.<\/p>\n<p>Melansir dari laman Kominfo Jatim, bahan penyerta yang digunakan pada pembuatan pestisida urin sapi yakni molase, susu creamer, terasi tanpa pengawet, empon-empon (jahe, temu ireng, lengkuas, dan lain sebagainya), serta starter probiotik.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-23307 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/tikus2017-300x181.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"181\" srcset=\"https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/tikus2017-300x181.jpg 300w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/tikus2017.jpg 737w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><strong>Adapun cara membuatnya yakni:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"color: #333399;\">Haluskan empon-empon menggunakan blender<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"color: #333399;\">Empon-empon yang sudah halus dicampur dengan molase, susu creamer, terasi tanpa pengawet, starter probiotik dan urin sapi ke dalam wadah besar seperti drum plastik<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"color: #333399;\">Tutup wadah drum dan pasang aerotor besar dan biarkan selama 21 hari untuk proses fermentasi sebelum larutan bisa digunakan<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"color: #333399;\">Setelah 21 hari saring hasil fermentasi<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"color: #333399;\">Untuk penggunaan, dosisnya per 25 cc bahan cair fermentasi ditambah 1 liter air bersih<\/span><\/em><br \/>\n<strong>Cara penggunaannya yakni semprotkan larutan ke seluruh bagian tanaman yang diduga sebagai tempat jalan atau sarang tikus.<\/strong><\/p>\n<p>Penyemprotan dilakukan pagi dan sore dengan jarak minimal 14 hari sekali (4 sampai dengan 6 kali aplikasi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HAMA TIKUS, JP. Com \u2013 Salah satu organisme pengganggu pada tanaman padi adalah adanya keberadaan tikus. Kerusakan yang ditimbulkan dari hama tikus pada tanaman padi biasanya cukup besar. Hal ini karena biasanya tikus menyerang tanaman padi sejak awal pertanaman hingga menjelang panen. Untuk mengusir tikus pada tanaman padi dapat dilakukan dengan membuat sendiri pestisida alami. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23306,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[634],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23305"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23305"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23305\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23309,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23305\/revisions\/23309"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23306"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}