{"id":29515,"date":"2025-06-18T20:07:32","date_gmt":"2025-06-18T13:07:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=29515"},"modified":"2025-06-18T20:07:32","modified_gmt":"2025-06-18T13:07:32","slug":"viral-bubur-kacang-hijau-khas-kraksaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/viral-bubur-kacang-hijau-khas-kraksaan\/","title":{"rendered":"Viral, Bubur Kacang Hijau Khas Kraksaan"},"content":{"rendered":"<p><strong>KRAKSAAN<\/strong>, JP \u2013 Di antara padatnya arus Jalan Raya Panglima Sudirman, Kraksaan, ada satu warung sederhana yang tetap berdiri teguh di tengah gempuran zaman. Namanya Warung Kacang Ijo \u201cBang Amir\u201d. Usianya hampir tiga dekade, namun kehangatannya tetap sama seperti dulu: menyuguhkan bukan hanya bubur, tapi juga kenangan.<\/p>\n<p>Didirikan pada 1995 di Kelurahan Patokan, warung ini awalnya merupakan toko buku dan agen koran. Kini, meski berganti wajah menjadi warung bubur kacang ijo, identitas awalnya tak pernah benar-benar hilang. Koran pagi masih tersedia di setiap meja\u2014bukan sekadar hiasan, tapi jati diri.<\/p>\n<p>\u201cAda yang datang bukan buat makan. Mereka baca koran berjam-jam, dari berita utama sampai pojok iklan,\u201d ujar Hafidz Jaedi, penjaga generasi ketiga.<\/p>\n<p>Menu yang ditawarkan pun tetap sederhana. Bubur kacang ijo hangat, kopi arab, teh jahe, semuanya disajikan dengan harga bersahabat: Rp6.000 untuk bubur, Rp5.000 untuk secangkir kopi. Namun yang dicari pelanggan bukan sekadar rasa makanan, melainkan rasa nyaman\u2014rasa tenang yang sulit dicari di tempat lain.<\/p>\n<p>Warung ini bukan hanya milik warga lokal. Pelanggannya datang dari Surabaya, Banyuwangi, hingga Jakarta. Beberapa dari mereka hanya ingin menikmati keheningan sambil membaca atau mengobrol pelan.<\/p>\n<p>Warung ini juga punya sejarah. Pernah disinggahi Bupati Probolinggo kala itu, Kolonel CZI Murhadi, dan sering jadi ruang diskusi santai para tokoh dan jurnalis. Tempat yang sederhana, namun sarat makna.<\/p>\n<p>\u201cZaman boleh digital, tapi koran itu bagian dari ruh warung ini. Kami lahir dari bacaan, dan kami ingin tetap menjaganya,\u201d tambah Hafidz.<\/p>\n<p>Buka mulai pukul 17.00 hingga tengah malam, Warung Bang Amir seperti menyajikan waktu dalam takaran yang lebih lambat\u2014seolah mengajak siapa saja untuk duduk sejenak, menepi dari rutinitas.<\/p>\n<p>\u201cBiarlah warung ini tetap seperti ini. Karena di sinilah, kenangan orang-orang lama masih hidup,\u201d tutup Hafidz, dengan nada yang nyaris seperti doa.<\/p>\n<p>\ud83d\uddde\ufe0f Catatan Redaksi: Di kota-kota besar, warung seperti ini mungkin sudah jadi legenda yang terlupakan. Tapi di Kraksaan, ia masih berdetak pelan\u2014menjadi bukti bahwa yang sederhana kadang justru paling abadi. (Fik)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KRAKSAAN, JP \u2013 Di antara padatnya arus Jalan Raya Panglima Sudirman, Kraksaan, ada satu warung sederhana yang tetap berdiri teguh di tengah gempuran zaman. Namanya Warung Kacang Ijo \u201cBang Amir\u201d. Usianya hampir tiga dekade, namun kehangatannya tetap sama seperti dulu: menyuguhkan bukan hanya bubur, tapi juga kenangan. Didirikan pada 1995 di Kelurahan Patokan, warung ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29516,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[7],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29515"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29515"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29515\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29517,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29515\/revisions\/29517"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29516"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29515"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29515"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29515"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}