{"id":30273,"date":"2025-10-29T08:17:35","date_gmt":"2025-10-29T01:17:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=30273"},"modified":"2025-10-29T08:17:35","modified_gmt":"2025-10-29T01:17:35","slug":"diduga-terlambat-dirujuk-ibu-dan-bayi-di-besuk-meninggal-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/diduga-terlambat-dirujuk-ibu-dan-bayi-di-besuk-meninggal-dunia\/","title":{"rendered":"Diduga Terlambat Dirujuk, Ibu dan Bayi di Besuk Meninggal Dunia"},"content":{"rendered":"<p><strong>PROBOLINGGO<\/strong>, <em>Jawara Post<\/em> \u2013 Duka mendalam menyelimuti keluarga Safiun, warga Dusun Gundal, Desa Sindetlami, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Seorang ibu bernama Dana Mentri (41) bersama bayi yang dikandungnya meninggal dunia pada Rabu (22\/10\/2025) usai diduga mengalami keterlambatan penanganan dan pemberian surat rujukan dari Puskesmas Besuk menuju RSUD Waluyo Jati Kraksaan.<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika Safiun membawa istrinya ke Puskesmas Besuk sekitar pukul 00.00 WIB karena hendak melahirkan. Namun, saat itu puskesmas dalam kondisi tertutup.<\/p>\n<p>\u201cSaya sudah mengetok-ngetok pintu, tapi tidak ada yang membuka. Akhirnya saya hubungi bidan yang saya kenal. Baru beberapa menit kemudian, istri saya bisa masuk,\u201d tutur Safiun saat ditemui wartawan.<\/p>\n<p>Sekitar pukul 01.00 WIB, petugas puskesmas menyarankan agar korban pulang karena pembukaan baru satu. Namun sekitar pukul 04.00 WIB, kondisi Dana memburuk hingga kembali dibawa ke puskesmas. Meski langsung ditangani, keluarga menyebut korban tampak lemah dan kesulitan bernapas.<\/p>\n<p>Anak korban, Cindy, mengatakan dirinya sempat berulang kali meminta agar ibunya segera dirujuk ke rumah sakit.<\/p>\n<p>\u201cJam 10 saya bilang, \u2018cepat Bu, ibu saya segera dirujuk\u2019. Tapi dijawab, \u2018saya sudah kirim pesan, tapi belum ada jawaban\u2019,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurut keluarga, surat rujukan baru diberikan sekitar pukul 13.00 WIB. Namun sesampainya di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, kondisi Dana sudah kritis.<\/p>\n<p>\u201cPertolongan tidak berhasil. Sekitar pukul 16.00 WIB, ibu saya meninggal bersama adik saya,\u201d jelas Cindy dengan suara terbata-bata.<\/p>\n<p>Tragedi ini memicu keprihatinan warga. Banyak yang menilai puskesmas perlu meningkatkan kesiapsiagaan, terutama dalam menghadapi kasus darurat persalinan.<\/p>\n<p>\u201cKeselamatan warga harus diutamakan. Jangan sampai nyawa melayang hanya karena masalah administrasi,\u201d ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, petugas Puskesmas Besuk, Nurhayatin, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa Kepala Puskesmas sedang tidak berada di tempat karena dipanggil ke Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.<\/p>\n<p>\u201cSaya tidak berwenang memberikan keterangan. Biar satu pintu saja, nanti dari atasan langsung yang menyampaikan,\u201d katanya kepada wartawan, Senin (27\/10\/2025).<\/p>\n<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, dr. Hariawan Dwi Tamtomo, membenarkan adanya kunjungan Kepala Puskesmas Besuk ke kantornya.<\/p>\n<p>\u201cBetul, Kepala Puskesmas kemarin datang ke kantor Dinas. Tapi karena informasinya belum detail, saya sarankan untuk melengkapi data terlebih dahulu,\u201d ujarnya saat ditemui di lingkungan Pemkab Probolinggo.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab pasti kematian ibu dan bayi tersebut.<\/p>\n<p>Masyarakat berharap peristiwa ini menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem layanan kesehatan dasar, khususnya dalam menangani pasien gawat darurat ibu dan anak di tingkat puskesmas. (Fik)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PROBOLINGGO, Jawara Post \u2013 Duka mendalam menyelimuti keluarga Safiun, warga Dusun Gundal, Desa Sindetlami, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Seorang ibu bernama Dana Mentri (41) bersama bayi yang dikandungnya meninggal dunia pada Rabu (22\/10\/2025) usai diduga mengalami keterlambatan penanganan dan pemberian surat rujukan dari Puskesmas Besuk menuju RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":30274,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30273"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30273"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30273\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30275,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30273\/revisions\/30275"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30274"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30273"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30273"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30273"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}