{"id":309,"date":"2018-07-07T03:58:11","date_gmt":"2018-07-07T03:58:11","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/?p=309"},"modified":"2018-07-07T03:58:11","modified_gmt":"2018-07-07T03:58:11","slug":"enggan-dianggap-binatang-pedagang-lawan-satpol-pp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/enggan-dianggap-binatang-pedagang-lawan-satpol-pp\/","title":{"rendered":"Enggan Dianggap Binatang, Pedagang Lawan Satpol PP"},"content":{"rendered":"<p><strong>MUNCAR<\/strong>, Jawara Post\u00a0 \u2013 Pedagang ikan masih banyak yang nekat berjualan di sekitar jalan Pelabuhan Brak Kalimoro, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.\u00a0Mereka berderet di pinggir jalan sambil membeber dagangannya, Kamis (5\/7\/2018) kemarin.<\/p>\n<p>Saat petugas Satpol PP datang ke lokasi untuk menertibkan, diantara pedagang ikan itu ada yang kabur. Tapi, ada juga yang tetap bertahan dan mencoba melawan petugas penertiban milik Pemkab Banyuwangi itu.<\/p>\n<p>Kita tertibkan karena sudah menggunakan ruas bahu jalan,\u201d cetus Koordinator Satpol PP BKO Srono, Sundono.<\/p>\n<p>Penertiban pedagang ikan yang bandel itu, dimulai sekitar pukul 08.00 hingga pukul 10.00. Dalam penertiban itu, semua pedagang ikan yang menggunakan ruas jalan untuk jualan diminta pergi.<\/p>\n<p>Saat penertiban itu, salah satu pedagang ada yang menolak dan cekcok dengan anggota Satpol PP. \u201cKita memang sempat cekcok dengan pedagang, tapi ini prosedur yang harus dilakukan,\u201d katanya.<\/p>\n<div>\n<div class=\"g g-5\">\n<div class=\"g-single a-6\">Dalam penertiban itu, lanjut dia, banyak pedagang yang kabur sambil membawa barang dagangannya, atau mengemasi ikan jualannya. \u201cIni yang membuat kemacetan di Pasar Muncar,\u201d ungkapnya.<\/div>\n<\/div>\n<div>\n<p>Penertiban yang dilakukan itu, masih kata dia, bukan hanya pada para pedagang ikan saja. Tapi, juga pada kendaraan yang parker sembarangan. \u201cPadahal kita sudah sering menertibkan, tapi masih saja ada pelanggaran,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Sundono menyatakan Satpol PP akan terus mengawasi para pedagang ikan dan parkir di Pasar Muncar. Jika masih membandel, akan kembali dilakukan operasi. \u201cAkan kita tindak tegas jika masih banyak yang melanggar, semua barangnya akan kita angkut,\u201d ancamnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, salah satu pedagang ikan Eny mengaku tidak terima kalau dirinya diusir secara sewena-wena. Sebab, para pedagang peracangan yang ada di sebelah barat, selama ini hanya dibiarkan. \u201cIni namanya tebang pilih,\u201d tuding perempuan 42 tahun tersebut.<\/p>\n<p>Jika memang para pedagang ditertibkan, terang dia, seharusnya pedagang pracangan yang juga memakan ruas jalan ikut ditertibkan. Mereka itu, lanjut dia, malah menggunakan tumpukan batu untuk tempat jualan.<\/p>\n<p>\u201cSeharusnya merata dan tidak hanya pedagang ikan saja, kita juga bukan binatang yang bisa seenaknya di usir seperti itu,\u201d kesalnya.<\/p>\n<p>Eny menyampaikan jika memang ingin menertibkan para pedagang, harusnya disiapkan lahan untuk berjualan. Sehingga, para pedagang ikan ini tidak kebingungan untuk menjajakan dagangamiya. Bila ditertibkan tapi tidak ada lokasi lain, itu sama saja mengusir dengan seenaknya.<\/p>\n<p>\u201cKita akan pindah jika pemerintah sudah menyiapkan lokasi jualan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>@ratie<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUNCAR, Jawara Post\u00a0 \u2013 Pedagang ikan masih banyak yang nekat berjualan di sekitar jalan Pelabuhan Brak Kalimoro, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.\u00a0Mereka berderet di pinggir jalan sambil membeber dagangannya, Kamis (5\/7\/2018) kemarin. Saat petugas Satpol PP datang ke lokasi untuk menertibkan, diantara pedagang ikan itu ada yang kabur. Tapi, ada juga yang tetap bertahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":310,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[7],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/309"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=309"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/309\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":311,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/309\/revisions\/311"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/310"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=309"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=309"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=309"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}