{"id":42,"date":"2018-06-21T11:51:00","date_gmt":"2018-06-21T11:51:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/agro-wisata-sapi-perah-nusa-pelangi-mangkrak\/"},"modified":"2018-07-06T02:20:41","modified_gmt":"2018-07-06T02:20:41","slug":"agro-wisata-sapi-perah-nusa-pelangi-mangkrak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/agro-wisata-sapi-perah-nusa-pelangi-mangkrak\/","title":{"rendered":"Agro Wisata Sapi Perah  Nusa Pelangi  Mangkrak"},"content":{"rendered":"<div style=\"clear: both; text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-2bC_IbLm5v4\/WyuQ2DVI48I\/AAAAAAAAAVg\/19WaFce4J0gZhGtqSTlfHA88uz4XCg9nwCLcBGAs\/s1600\/200618-agro-sapi-perah.jpg\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"><img loading=\"lazy\" border=\"0\" data-original-height=\"375\" data-original-width=\"500\" height=\"480\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-2bC_IbLm5v4\/WyuQ2DVI48I\/AAAAAAAAAVg\/19WaFce4J0gZhGtqSTlfHA88uz4XCg9nwCLcBGAs\/s640\/200618-agro-sapi-perah.jpg\" width=\"640\" \/><\/a><\/div>\n<p>Malang, Jawara Post<\/p>\n<p><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">Keberadaan Agrowisata Sapi Perah Nusa Pelangi di Desa Wisata Gubugklakah, Poncokusumo yang diresmikan tahun 2016 lalu, kini kondisinya mangkrak. Sejumlah wisatawan maupun pengunjung mengeluhkan kondisi mangkraknya objek wisata tersebut.<\/span><br style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif;\" \/><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">Padahal, pembangunannya menelan dana Rp 10 miliar. Sehingga, wisatawan menilai pembangunan yang dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang ini menjadi sia-sia.<\/span><br \/><span style=\"font-size: 14px;\"><br style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif;\" \/><\/span><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">Salah satu wisatawan Agrowisata Sapi Perah Nusa Pelangi bernama Supriyono mengatakan, tempat tersebut seperti tak terawat dan seperti dibiarkan mangkrak dalam jangka waktu lama. \u201cKebetulan saya mau ke Bromo mampir di tempat ini,\u201d ungkapnya.<\/span><br \/><span style=\"font-size: 14px;\">.<\/span><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">\u201cDari luar kelihatannya menarik, tapi kenyataanya tidak sesua dengan bayangan saya,\u201d ujar dia kepada Malang Post. Pria yang berdomisili dari Tuban ini melanjutkan, ada beberapa wahana yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.<\/span><br style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif;\" \/><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">Salah satunya pemerasan susu sapi perah. Tempat pemerasan susu sapi perah yang tujuan semulanya sebagai edukasi bagi wisatawan kini tidak beroperasi.<\/span><br \/><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">.<\/span><br \/><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">Selain itu, beberapa fasilitas lain berupa museum susu sapi perah dan laboraturium tidak berfungsi.<\/span><\/p>\n<div style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\"><ins data-ad-client=\"ca-pub-7741304783035041\" data-ad-format=\"auto\" data-ad-type=\"text_image\" data-adsbygoogle-status=\"done\" data-color-bg=\"2F2F2F2\" data-color-border=\"2F2F2F2\" data-color-link=\"0088CC\" data-color-text=\"222222\" data-color-url=\"CC4008\" style=\"display: block; height: 0px;\"><ins style=\"background-color: transparent; border: none; display: inline-table; height: 0px; margin: 0px; padding: 0px; position: relative; visibility: visible; width: 480px;\"><ins style=\"background-color: transparent; border: none; display: block; height: 0px; margin: 0px; opacity: 0; overflow: hidden; padding: 0px; position: relative; visibility: visible; width: 480px;\"><iframe allowfullscreen=\"true\" allowtransparency=\"true\" frameborder=\"0\" height=\"60\" hspace=\"0\" marginheight=\"0\" marginwidth=\"0\" name=\"aswift_2\" scrolling=\"no\" style=\"height: 60px; left: 0px; position: absolute; top: 0px; width: 480px;\" vspace=\"0\" width=\"480\"><\/iframe><\/ins><\/ins><\/ins><\/div>\n<p><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">Selain itu, kandang sapi seperti tidak terawat. Sedangkan 11 sapi yang ada di tempat itu kondisinya kurus kering. \u201cKasihan sapinya, seperti tidak pernah diberi makanan. Kandangnya juga kotor sekali. Kotoran sapinya tidak pernah dibersihkan,\u201d keluh dia.<\/span><br \/><span style=\"font-size: 14px;\"><br style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif;\" \/><\/span><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">Menurutnya, praktis di tempat tersebut hanya area foodcourt yang beroperasi. Namun, diapun mengeluhkan hanya dua stand yang buka saat libur Lebaran sekarang.<\/span><br \/><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">.<\/span><br \/><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">&nbsp;\u201cPadahal musim liburan seperti saat ini harus dimanfaatkan dengan baik,\u201d tutup Supriyono.<\/span><br style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif;\" \/><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">Sementara itu, Surono, salah seorang warga sekitar, mulanya tempat wisata ini didirikan memiliki ekspetasi besar karena sebagai pendukung Bromo Tengger Semeru ( BTS ) yang menjadi bagian dari 10 Destinasi Wisata Nasional.<\/span><br \/><span style=\"font-size: 14px;\">.<\/span><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">\u201cPemkab hanya sekadar membangun, tapi tidak memberikan perhatian kepada tempat wisata ini. Jadi, kondisinya ya seperti dilihat sekarang ini,\u201d tuturnya. Dia melanjutkan, sebenarnya tempat wisata tersebut sudah dihibahkan kepada desa untuk dilakukan pengelolaan secara mandiri.<\/span><br \/><span style=\"font-size: 14px;\">.<\/span><span style=\"background-color: #f2f2f2; color: #141414; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px;\">\u201cKalau desa tidak diberi pendampingan, akibatnya seperti sekarang ini, kondisinya mangkrak. Seharusnya Pemkab yang membangun tidak lepas begitu saja dan terus memberikan pendampingan,\u201d pungkasnya<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malang, Jawara Post Keberadaan Agrowisata Sapi Perah Nusa Pelangi di Desa Wisata Gubugklakah, Poncokusumo yang diresmikan tahun 2016 lalu, kini kondisinya mangkrak. Sejumlah wisatawan maupun pengunjung mengeluhkan kondisi mangkraknya objek wisata tersebut.Padahal, pembangunannya menelan dana Rp 10 miliar. Sehingga, wisatawan menilai pembangunan yang dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang ini menjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":117,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42\/revisions\/117"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}