{"id":49,"date":"2018-06-20T06:19:00","date_gmt":"2018-06-20T06:19:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/drama-tari-jayaprana-layonsari-dengan-gaya-kekinian\/"},"modified":"2018-07-06T08:44:27","modified_gmt":"2018-07-06T08:44:27","slug":"drama-tari-jayaprana-layonsari-dengan-gaya-kekinian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/drama-tari-jayaprana-layonsari-dengan-gaya-kekinian\/","title":{"rendered":"Drama Tari Jayaprana-Layonsari dengan Gaya Kekinian"},"content":{"rendered":"<div style=\"clear: both; text-align: center;\"><\/div>\n<p>Bali, Jawara Post<br \/>\n<span style=\"background-color: white; color: #111111; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 18px;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"background-color: white; color: #111111; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 18px;\">Selalu ada yang spesial, setiap pelepasan siswa di SMPN 2 Amlapura. Kekuatan sastra di sekolah ini amat kuat. Maka, setiap momen seperti ini acaranya penuh kreativitas dan filosofi yang dalam.<\/span><br \/>\n<span style=\"background-color: white; color: #111111; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 18px;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<div style=\"background-color: white; box-sizing: border-box; color: #222222; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 26px; margin-bottom: 26px;\">Dari seluruh acara hiburan yang padat dari pagi sampai siang, Senin (18\/6), drama tari Jayaprana dan Layonsari, paling menarik perhatian. Kisah cerita rakyat Bali ini, ditampilkan dengan apik oleh pemerannya. Pementasannya pun menjadi lebih menarik bagi remaja, karena tampil dengan gaya kekinian.<\/div>\n<div style=\"background-color: white; box-sizing: border-box; color: #222222; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 26px; margin-bottom: 26px;\">Menjadi penonton drama tari ini, layaknya ada di zaman itu. Ratusan siswa yang awalnya ribut tak karuan, seketika fokus pada panggung di depannya. Mereka tak menyangka teman-teman sekolah mempersembahkan karya drama tari ini dengan total.<\/div>\n<div style=\"background-color: white; box-sizing: border-box; color: #222222; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 26px; margin-bottom: 26px;\">Sejak awal memasuki alur cerita, tak ada rasa canggung, dialog yang grogi atau ekspresi yang tak sesuai alur cerita. Semuanya mengalir, layaknya peristiwa yang terjadi pada zaman itu. \u201cPersiapannya kurang dari sebulan,\u201d kata Kepala SMPN 2 Amlapura, I Wayan Gede Suastika, S.Pd., M.Si.<\/div>\n<div style=\"background-color: white; box-sizing: border-box; color: #222222; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 26px; margin-bottom: 26px;\">Pemeran utama, kedua tokoh Jayaprana dan Layonsari, tampil bak sepasang kekasih yang penuh romantisme. Pemeran Layonsari, Karen, mampu tampil total di setiap adegannya. Tak ada kesan bahwa dia masih anak-anak dalam perannya itu.<\/div>\n<div style=\"background-color: white; box-sizing: border-box; color: #222222; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 26px; margin-bottom: 26px;\">Senang, sedih, menangis, hingga adegan bunuh diri, sebagai lambang kesetiaannya pada Jayaprana, mampu ia perankan dengan amat baik. Begitu pula dengan pemeran Jayaprana, sang Raja, Permaisuri, Mahapatih dan pengawal hingga pemeran pendukung lainnya juga melaksanakan perannya baik. \u201cDari pada aku menikah denganmu, lebih baik aku mati,\u201d begitu akhir dialog Layonsari kepada Sang Raja yang hendak mempersuntingnya sebagai permaisuri raja, setelah kekasihnya Jayaprana, diceritakan terbunuh oleh Mahapatih atas perintah Sang Raja.<\/div>\n<div style=\"background-color: white; box-sizing: border-box; color: #222222; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 26px; margin-bottom: 26px;\">Akhir cerita Jayaprana dan Layonsari memang menjadi legenda sampai sekarang. Dari cerita inilah, muncul kisah-kisah inspiratif tentang kesetiaan sebuah hubungan, tanggung jawab dalam menjalankan tugas maupun harmonisasi dalam hidup. Tetapi, yang membuatnya menarik bagi remaja, adalah pendekatan pada dialognya.<\/div>\n<div style=\"background-color: white; box-sizing: border-box; color: #222222; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 26px; margin-bottom: 26px;\">Sebab, di dalam alur cerita ini, diselipkan dialog film remaja yang sedang viral, yakni Dilan 1990. Dialog tersebut diselipkan dalam adegan ketika Jayaprana ditugaskan Sang Raja pergi ke tengah hutan, melaksanakan tugas bersama Maha Patih, sebelum akhirnya dia dibunuh. \u201cJangan rindu, berat. Biar aku saja,\u201d ucap pemeran Jayaprana, Agus Lanang Buda Sastrawan, kepada Layonsari yang tengah dirundung kesedihan mendalam, karena harus ditinggal tugas setelah menikah.<\/div>\n<div style=\"background-color: white; box-sizing: border-box; color: #222222; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 26px; margin-bottom: 26px;\">Kepala SMPN 2 Amlapura, nampak sangat puas dengan penampilan anak-anak kelas IX\/1 ini. Tidak hanya puas melihat penampilan pemerannya, tetapi juga respons anak-anak dan undangan lainnya.<\/div>\n<div style=\"background-color: white; box-sizing: border-box; color: #222222; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 26px; margin-bottom: 26px;\">Cerita Jayaprana-Layonsari ini, menurutnya sangat relevan ditampilkan, karena sejalan dengan tema pelepasan siswa, yang mengutif ungkapan filsafat burung merpati, yakni \u201cMerpati Tak Pernah Ingkar Janji\u201d. \u201cDi dalam cerita ini, ada pelajaran penting tentang kesetiaan, tanggung jawab, romantisme, tantangan, godaan, kebersamaan, harmoni hidup, dan kebebasan. Semoga anak-anakku seperti merpati yang tak pernah ingkar dengan janji edukasinya. Esok hari saya ingin pemerannya guru-guru,\u201d ujar Suastika.<\/div>\n<div style=\"background-color: white; box-sizing: border-box; color: #222222; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 15px; line-height: 26px; margin-bottom: 26px;\">@agiarta<\/div>\n<h1 style=\"background-color: white; box-sizing: border-box; color: #111111; font-family: -apple-system, '.SFNSText-Regular', 'San Francisco', Roboto, 'Segoe UI', 'Helvetica Neue', 'Lucida Grande', sans-serif; font-size: 30px; font-weight: normal; line-height: 34px; margin: 9px 0px; word-wrap: break-word;\"><\/h1>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bali, Jawara Post Selalu ada yang spesial, setiap pelepasan siswa di SMPN 2 Amlapura. Kekuatan sastra di sekolah ini amat kuat. Maka, setiap momen seperti ini acaranya penuh kreativitas dan filosofi yang dalam. Dari seluruh acara hiburan yang padat dari pagi sampai siang, Senin (18\/6), drama tari Jayaprana dan Layonsari, paling menarik perhatian. Kisah cerita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":283,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":284,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49\/revisions\/284"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}