{"id":6992,"date":"2018-12-19T15:42:08","date_gmt":"2018-12-19T08:42:08","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=6992"},"modified":"2018-12-19T15:44:31","modified_gmt":"2018-12-19T08:44:31","slug":"radar-papua-akankah-mimpi-brigadir-jenderal-egianus-terwujud","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/radar-papua-akankah-mimpi-brigadir-jenderal-egianus-terwujud\/","title":{"rendered":"RADAR PAPUA : AKANKAH MIMPI BRIGADIR JENDERAL EGIANUS TERWUJUD"},"content":{"rendered":"<p><strong>TIMIKA<\/strong>,<a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/jawara-post\/\">Jawara Post<\/a> &#8212;Pemerintah Indonesia tidak akan melakukan negoisasi dengan kelompok bersenjata di Papua. Egianus Kogoya dan anggotanya tidak setara dengan Pemerintah Indonesia melainkan hanya kelompok kriminal bersenjata.<\/p>\n<p>Meski menyandang status brigadir jenderal di kelompoknya, Pemerintah Indonesia menilai Egianus khilaf dan tak sadarkan diri.<\/p>\n<p>Fakta-fakta terbaru kasus pembantaian pekerja di Papua oleh\u00a0kelompok kriminal bersenjata atau\u00a0KKB Papua\u00a0pimpinan\u00a0Egianus Kogoya\u00a0terungkap.<\/p>\n<p>Menkopolhukam\u00a0Wiranto\u00a0menegaskan tidak ada opsi negosiasi yang dilakukan Indonesia dengan\u00a0KKB Papua\u00a0pimpinan\u00a0Egianus Kogoya. Wiranto juga mengingatkan KKB\u00a0Papua pimpinan\u00a0 Egianus Kogoya\u00a0telah melakukan propaganda yang tidak perlu dipercayai.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/radar-papua-akankah-mimpi-brigadir-jenderal-egianus-terwujud\/images-1-8\/\" rel=\"attachment wp-att-6999\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-6999 size-full\" src=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/images-1-3.jpeg\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"288\" srcset=\"https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/images-1-3.jpeg 512w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/images-1-3-300x169.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 512px) 100vw, 512px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Berikut sejumlah fakta baru kasus\u00a0pembantaian pekerja oleh\u00a0KKB Papua.<\/p>\n<p>1. Tidak ada negoisasi<\/p>\n<p>Menkopolhukam\u00a0Wiranto\u00a0menegaskan tidak ada opsi negosiasi kepada\u00a0KKB Papua.&#8221;Kita tidak pernah kompromi sebenarnya dengan kelompok itu karena kita enggak equal tidak ada satu kesetaraan antara negara yang sah NKRI dengan kelompok-kelompok seperti itu apakah kelompok kriminal apakah kelompok-kelompok yang menentang keberadaan NKRI,&#8221; ujar\u00a0Wiranto, di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat.<\/p>\n<p>Wiranto saat ini melihat keberadaan KBB Papua pimpinan\u00a0Egianus Kogoya\u00a0ini sebagai orang-orang yang khilaf, yang tidak sadarkan diri, serta orang yang sedang tersesat.<\/p>\n<p>Maka dari itu Indonesia sebagai negara yang berdaulat dikatakan\u00a0Wiranto\u00a0Indonesia wajib menerima mereka jika mereka sudah insaf kelak. &#8220;Kita akan menerima kalau mereka sadar, tapi bukan dalam bentuk negosiasi tak ada negosiasi antara pemerintah dengan kelompok seperti itu,&#8221; ucap\u00a0Wiranto.<\/p>\n<p>2.\u00a0Waspadai propaganda\u00a0KKB Papua<\/p>\n<p>Wiranto pun enggan mejawab atas banyaknya spekulasi yang beredar, terkait klaim KKB yang menyebut telah berhasil menguasai beberapa wilayah di Papua dan lain sebegainya.<\/p>\n<p>Menurut\u00a0Wiranto\u00a0hal itu hanyalah bagian dari propaganda yang dilakukan KKB kepada Indonesia. &#8220;Tadi Pak Kapolri (Tito Karnavian-Red) bilang propaganda-propaganda terus dan kita nggak mau dengarkan kita punya intelijen sendiri. Kita tahu apa yang mereka lakukan, tau kekuatan mereka berapa, di mana mereka ada, tinggal kita selesaikan aja. Jadi jangan dengarkan orang sudah ngacau kok,&#8221; ujar\u00a0Wiranto.<\/p>\n<p>3. Isi tiga permintaan KKB<\/p>\n<p>Akun Facebook Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengunggah postingan baru. Kali ini Pimpinan KODAP III Ndugama Egianus Kogeya memberikan pernyataan mengenai kemauannya.<\/p>\n<p>Mengutip dari grid.id, dalam video pernyataan itu, Egianus juga tidak meminta uang, bangunan, pemekaran kabupaten dan pembangunan jalan, tapi minta dilepas oleh NKRI. &#8220;Saya minta pengakuan dilepas oleh NKRI, dipisah oleh NKR, Papua harus merdeka,&#8221; papar Egianus Kagoye.<\/p>\n<p><strong><em>Selain itu dalam pernyataan, Egianus juga meminta boikot Pilpres 2019. &#8220;Boikot Pilpres 2019,&#8221; ujar Egianus.<\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>&#8220;Jadi dengan tegas, saya sampaikan Gubernur Papua dan Gubernur Papua Barat dan Bupati-bupati dan DPRD dan DPD tidak boleh kasih suara untuk pemilihan presiden 2019,&#8221; tambah Egianus.<\/em><\/strong><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/radar-papua-akankah-mimpi-brigadir-jenderal-egianus-terwujud\/download-3-4\/\" rel=\"attachment wp-att-6995\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-6995 size-full alignleft\" src=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/download-3-2.jpeg\" alt=\"\" width=\"246\" height=\"205\" \/><\/a><\/p>\n<p>Perlu diketahui sebelumnya Facebook TPNPB, telah memposting sebuah video permintaan KKB pada Jumat (14\/12\/2018). Dalam sebuah video yang diposting terlihat seorang pria memakai jaket dan bandana bendera Jack Union Inggris yang diidentifikasi sebagai pimpinan KKB Egianus Kogeya.<\/p>\n<p>4. KKB Papua Bersandiwara Seolah Jadi Korban TNI<\/p>\n<p>Kelompok Kriminal Bersenjata (KKSB) di Kabupaten Nduga, Papua, menuding\u00a0TNI\u00a0telah melakukan penyerangan dengan menggunakan helikopter tempur dan pengeboman melalui udara.<\/p>\n<p>KKB menyebut, tindakan tersebut dilakukan\u00a0TNI\u00a0saat mengevakuasi jenazah para pekerja jembatan yang menjadi korban penembakan.<\/p>\n<p>Bahkan disebutkan pula, akibat penyerangan oleh\u00a0TNI\u00a0tersebut, sejumlah warga sipil tewas menjadi korban.<\/p>\n<p>Selain melakukan penyerangan, KKB juga menyebut, telah terjadi kesepakatan zona perang di kawasan Habema hingga Mbua.<\/p>\n<p>5. Kata Kepala Penerangan Kodam XVII\/Cendrawasih<\/p>\n<p>Mengutip dari\u00a0Kompas.com,\u00a0KODAM XVII\/Cendrawasih akhirnya angkat bicara mengenai adanya tudingan tentang serangan yang dilakukan\u00a0TNI\u00a0terhadap KKSB.<\/p>\n<p>Kepala Penerangan Kodam XVII\/Cendrawasih, Kolonel Inf Mohammad Aidi tak menampik, TNI\u00a0datang ke lokasi menggunakan helikopter.<\/p>\n<p>Namun, TNI tidak melakukan serangan bom. \u201cKami perlu tegaskan di sini, TNI tidak pernah menggunakan serangan bom.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;TNI hanya menggunakan senjata standar pasukan infanteri, yaitu senapan perorangan yang dibawa oleh masing-masing prajurit.&#8221;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/radar-papua-akankah-mimpi-brigadir-jenderal-egianus-terwujud\/images-60\/\" rel=\"attachment wp-att-6994\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-6994 alignright\" src=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/images-12.jpeg\" alt=\"\" width=\"275\" height=\"183\" \/><\/a><\/p>\n<p>&#8220;Media dan warga juga bisa melihat, alutsista yang digunakan TNI hanya helly angkut jenis bell dan MI-17.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Tidak ada helly serang apalagi pesawat tempur atau pesawat pengebom,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Aidi menjelaskan, penggunaan helikopter merupakan upaya mempermudah evakuasi jenazah korban dari lokasi penembakan.<\/p>\n<p>6. Sosok Ayah Egianus Kogeya<\/p>\n<p>Egianus Kogeya merupakan putra dari Daniel Yudas Kogoya, tokoh pro-kemerdekaan Papua. Dikutip dari\u00a0Tribun Video, sang ayah Egianus Kogeya yakni Daniel telah meninggal dua tahun lalu dan kepemimpinan berpindah ke tangan sang anak.<\/p>\n<p>Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, Daniel turut menculik 26 Tim Ekspedisi Lorentz pada 8 Januari 1996. Saat itu, Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen TNI Prabowo memimpin misi penyelamatan.<\/p>\n<p>Penyandera berpindah-pindah tempat dan mengirim pesan tuntutan ke pemerintah. OPM menyandera mereka dan komadan OPM Kelly Kwalik berusaha menukar 12 sandera dengan kemerdekaan Papua.<\/p>\n<p>7. Panglima Tertinggi KKB Selain Egianus Kogeya<\/p>\n<p>Aparat gabungan\u00a0TNI\u00a0dan\u00a0Polri\u00a0telah memetakan profil pelaku Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan pembantaian pekerja PT Istaka Karya.<\/p>\n<p>Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas\u00a0Polri\u00a0Brigjen Dedi Prasetyo. Dedi mengungkapkan hingga saat ini pelaku\u00a0KKB\u00a0di\u00a0Papua\u00a0belum ada yang tertangkap.<\/p>\n<p>Meski demikian\u00a0TNI-Polri\u00a0sudah mengantongi identitas para pentolan KKB termasuk panglima tingginya. &#8220;Selain yang sudah di-publish di media, satu pelaku yang mengomandoi langsung di lapangan adalah EK.&#8221;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/radar-papua-akankah-mimpi-brigadir-jenderal-egianus-terwujud\/img_660_442_15439060712433\/\" rel=\"attachment wp-att-6998\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-6998 size-full aligncenter\" src=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/img_660_442_15439060712433.jpg\" alt=\"\" width=\"610\" height=\"442\" srcset=\"https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/img_660_442_15439060712433.jpg 610w, https:\/\/www.jawarapost.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/img_660_442_15439060712433-300x217.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 610px) 100vw, 610px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&#8220;Di atasnya kami sudah berhasil mengidentifikasi panglima tertingginya,&#8221; tutur Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12\/2018).<\/p>\n<p>EK ialah inisial dari Egianus Kogeya. Untuk panglima tertingginya Dedi memberi inisial yakni PU. Nah, PU inilah yang memberikan restu pembantaian di Nduga berberapa waktu lalu.<\/p>\n<p>&#8220;Panglima tersebut atas nama inisial PU dan di bawah kaki-kakinya pun juga memiliki daerah operasi yang ada di Nduga tersebut,&#8221; kata Dedi.<\/p>\n<p>Dedi melanjutkan saat menyerang, ada lebih dari 50 anggota KKB. Mereka menggunakan 25 pucuk senapan. Dari 25 pucuk senjata api, 17 di antaranya merupakan senapan laras panjang dan 8 lainnya laras pendek.<\/p>\n<p>Sedangkan\u00a0KKB\u00a0mendapat senjata-senjata itu dari jalur penyelundupan secara gelap. &#8220;Yang dilakukan kelompok tersebut dengan membeli beberapa senjata di wilayah\u00a0Papua\u00a0Nugini maupun di wilayah Philipina,&#8221; tutur Dedi.<\/p>\n<p><strong><em>Umar Agus W<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TIMIKA,Jawara Post &#8212;Pemerintah Indonesia tidak akan melakukan negoisasi dengan kelompok bersenjata di Papua. Egianus Kogoya dan anggotanya tidak setara dengan Pemerintah Indonesia melainkan hanya kelompok kriminal bersenjata. Meski menyandang status brigadir jenderal di kelompoknya, Pemerintah Indonesia menilai Egianus khilaf dan tak sadarkan diri. Fakta-fakta terbaru kasus pembantaian pekerja di Papua oleh\u00a0kelompok kriminal bersenjata atau\u00a0KKB Papua\u00a0pimpinan\u00a0Egianus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6993,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6992"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6992"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6992\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7001,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6992\/revisions\/7001"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6993"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6992"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6992"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6992"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}