{"id":8260,"date":"2019-01-18T20:00:00","date_gmt":"2019-01-18T13:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=8260"},"modified":"2019-01-18T20:00:00","modified_gmt":"2019-01-18T13:00:00","slug":"radar-papua-gurihnya-nasi-bambu-khas-jeneponto-di-kota-jayapura","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/radar-papua-gurihnya-nasi-bambu-khas-jeneponto-di-kota-jayapura\/","title":{"rendered":"RADAR PAPUA : Gurihnya Nasi Bambu Khas Jeneponto di Kota Jayapura"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAYAPURA,\u00a0<a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/jawara-post\/\">Jawara Post<\/a> \u2013<\/strong>\u00a0Nasi bambu adalah beras ketan putih dan merah yang ditanak dalam bambu. Salah satu makanan tradisional khas Jeneponto, Sulawesi Selatan, yang bisa dijumpai di Kota Jayapura, Papua adalah\u00a0<em>lammang<\/em>\u00a0atau<em>\u00a0lemang<\/em>.<\/p>\n<p>Norma, seorang penjual nasi bambu di Pasar Hamadi, Kota Jayapura, Papua, saat ditemui awak media, mengatakan, nasi bambu khas Jeneponto hampir sama dengan nasi bambu di daerah lainnya di Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Simak juga \u300b<a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/radar-ntb-sejumlah-penyandang-distabilitas-di-lobar-menuntut-akses-pembuatan-inafrastruktur\/\">RADAR NTB : Sejumlah Penyandang Distabilitas Di Lobar, Menuntut Akses Pembuatan Inafrastruktur<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cBedanya hanya asal kotanya saja tapi prosesnya hampir sama, yaitu beras ketan dimasak dalam bambu. Rasanya gurih dan bisa bertahan tiga hari,\u201d ujar Norma.<\/p>\n<p>Menurutnya, proses membuat nasi bambu tidaklah sulit, yaitu betas ketan dimasak pakai santan dan ditambahkan garam dapur secukupnya. \u201cDimasak sampai empat jam lamanya untuk mendapatkam matang sempurna. Dimasak di bambu muda dengan panjang 30 centimeter. Nasi bambu saya buat sendiri,\u201d tuturnya.<\/p>\n<div>\n<div class=\"centered-text-area\">\n<div class=\"centered-text\">\n<div class=\"ub07f285e081a7cb51fd16f108bf97799-content\"><strong><span class=\"ctaText\">Baca Juga \u300b<a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/radar-sulawesi-bayi-perempuan-ditemukan-di-tempat-sampah\/\">RADAR SULAWESI : Bayi Perempuan Ditemukan Di Tempat Sampah<\/a><\/span><\/strong><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p><ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-client=\"ca-pub-8843655802023526\" data-ad-slot=\"4540112490\" data-ad-format=\"auto\" data-adsbygoogle-status=\"done\"><ins id=\"aswift_2_expand\"><ins id=\"aswift_2_anchor\"><\/ins><\/ins><\/ins>Norma menjelaskan, untuk bisa membuat\u00a0nasi bambu yang rasanya gurih, yaitu beras ketan dicuci hingga bersih dan ditiriskan, bilah bambu dibersihkan bagian dalamnya, bungkus pisang dengan daun pisang lalu dimasukkan ke dalam bambu, tutup ujungnya dengan daun pisang.<\/p>\n<p>Setelah itu, bakar bambu dengan menggunakan kayu bakar atau batok kelapa, agar matang merata, batang bambu dibolak-balik atau diputar-putar. Setelah matang, cepat disajikan dalam keadaan hangat lebih nikmat dan gurih.<\/p>\n<p>Terkait penjualannya, ungkap Norma, sekali bikin atau dalam sehari membutuhkan 10 kilogram beras ketan. Satu kilogram beras ketan dibelinya Rp22 ribu, dengan total modalnya keseluruhan mencapai Rp400 ribu untuk membeli beras ketan, kelapa, daun pisang dan bambu.<\/p>\n<div>\n<div class=\"centered-text-area\">\n<div class=\"centered-text\">\n<div class=\"uc104fa5eaf0802835716f941bafdba04-content\"><strong><span class=\"ctaText\">Baca Juga \u300b<a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/radar-arjuno-warga-jarit-blokir-jalan-untuk-truk-tambang-pasir\/\">RADAR ARJUNO : Warga Jarit Blokir Jalan Untuk Truk Tambang Pasir<\/a><\/span><\/strong><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div class=\"ctaButton\">\u201cKalau habis terjual bisa Rp800 ribu. Satu potong saya jual Rp2000. Satu hari kadang 10 kilogram habis, kadang juga bisa dua hari habis. Lumayan buat tambah-tambah uang belanja sehari-hari,\u201d tuturnya.<\/div>\n<\/div>\n<p><strong>Ramah papua<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAYAPURA,\u00a0Jawara Post \u2013\u00a0Nasi bambu adalah beras ketan putih dan merah yang ditanak dalam bambu. Salah satu makanan tradisional khas Jeneponto, Sulawesi Selatan, yang bisa dijumpai di Kota Jayapura, Papua adalah\u00a0lammang\u00a0atau\u00a0lemang. Norma, seorang penjual nasi bambu di Pasar Hamadi, Kota Jayapura, Papua, saat ditemui awak media, mengatakan, nasi bambu khas Jeneponto hampir sama dengan nasi bambu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8261,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[9,8],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8260"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8260"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8260\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8262,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8260\/revisions\/8262"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8261"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8260"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8260"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8260"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}