{"id":9077,"date":"2019-02-13T00:57:03","date_gmt":"2019-02-12T17:57:03","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=9077"},"modified":"2019-02-13T00:57:03","modified_gmt":"2019-02-12T17:57:03","slug":"radar-ntt-heboh-tulisan-2020-di-hati-ayam-yang-baru-disembelih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/radar-ntt-heboh-tulisan-2020-di-hati-ayam-yang-baru-disembelih\/","title":{"rendered":"RADAR NTT : Heboh, Tulisan 2020 di Hati Ayam yang Baru Disembelih"},"content":{"rendered":"<p><strong>KUPANG,\u00a0\u00a0<a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/jawara-post\/\">Jawara Post<\/a><\/strong>&#8212;\u00a0Masyarakat di Desa Huilelot, Kecamatan\u00a0Semau, Kabupaten Kupang, NTT, mendadak gempar dengan adanya tulisan pada\u00a0hati ayam\u00a0yang baru disembelih, Senin (11\/2\/2019).<\/p>\n<p>Hati ayam yang bertuliskan huruf dan angka tersebut sulit dipahami. Tulisan tersebut yaitu 2020 dengan posisi tulisan terbalik dari kanan ke kiri dan 10D2001.<\/p>\n<div>Pendeta (Pdt) Jemaat\u00a0GMIT\u00a0Sonaf Neka Huilelot, Pdt. Viktor Boru, S.Th yang dihubungi Pos-Kupang.com, Senin (11\/2\/2019) malam menjelaskan, tulisan pada\u00a0hati ayam\u00a0tersebut menyerupai huruf cetak barkot.<\/div>\n<div>\n<p>Ia menjelaskan, untuk makan siang dalan acara sidang tahunan\u00a0GMIT\u00a0Sonaf Neka Huilelot-\u00a0Semau, maka pihaknya membeli dua ekor ayam pedaging pada Senin (11\/2\/2019) pagi. &#8220;Jadi tadi pagi jam 08.00 Wita, kita membeli ayam dua ekor untuk dimakan biasa. Baru ada kejadian itu,&#8221; jelasya.<\/p>\n<p>Menurutnya, setelah disembelih, salah seorang peserta, Yohana yang bertugas memasak hendak memasak untuk dijadikan hidangan makan siang.<\/p>\n<p>Saat membersihkan\u00a0hati ayam, Yohana melihat ada keanehan di salah satu hatim ayam yang dibersihkan tersebut. Ada tulisan berhuruf barkot. &#8220;Setelah diberisihkan, tulisannya makin terang. Ibu ini langsung berteriak sudah dan mulai heboh,&#8221; jelas Pdt. Viktor.<\/p>\n<p>Sekadar diketahui, seperti halnya hati manusia,\u00a0hati ayam\u00a0pun berfungsi sebagai penyaring racun dalam tubuh yang berasal dari makanan yang tidak sengaja masuk ke dalam tubuh.<\/p>\n<p>Meskipun memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan tubuh seperti vitamin A, D, E, K, dan B12, ternyata mengkonsumsi\u00a0hati ayam\u00a0secara berlebihan dapat membahayakan tubuh.<\/p>\n<p>Jika diberikan pada balita,\u00a0 menurut penelitian yang diungkapkan oleh NCBI (The National Center for Biotechnology Information), konsumsi\u00a0hati ayam\u00a0yang terlalu sering akan menyebabkan asupan vitamin A secara berlebihan. Akibatnya akan terjadi pembesaran pada ventricle dan subarachnoid di otak bayi, sehingga membuat bayi sangat rewel.<\/p>\n<p>Hati ayam banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang dapat menyumbat pembuluh darah menuju jantung. Selain penyakit jantung, juga berpotensi darah tinggi, kolesterol\u00a0 dan penyebab Rematik juga Asam Urat.<\/p>\n<p><strong>Yohana Jp<\/strong><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUPANG,\u00a0\u00a0Jawara Post&#8212;\u00a0Masyarakat di Desa Huilelot, Kecamatan\u00a0Semau, Kabupaten Kupang, NTT, mendadak gempar dengan adanya tulisan pada\u00a0hati ayam\u00a0yang baru disembelih, Senin (11\/2\/2019). Hati ayam yang bertuliskan huruf dan angka tersebut sulit dipahami. Tulisan tersebut yaitu 2020 dengan posisi tulisan terbalik dari kanan ke kiri dan 10D2001. Pendeta (Pdt) Jemaat\u00a0GMIT\u00a0Sonaf Neka Huilelot, Pdt. Viktor Boru, S.Th yang dihubungi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9078,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9077"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9077"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9077\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9079,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9077\/revisions\/9079"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}