{"id":9406,"date":"2019-02-27T20:18:45","date_gmt":"2019-02-27T13:18:45","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/?p=9406"},"modified":"2019-02-27T20:18:45","modified_gmt":"2019-02-27T13:18:45","slug":"ironis-bocah-sd-meninggal-digigit-ular","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/ironis-bocah-sd-meninggal-digigit-ular\/","title":{"rendered":"IRONIS, Bocah SD Meninggal Digigit Ular"},"content":{"rendered":"<p><strong>GIANYAR BALI,\u00a0<a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/jawara-post\/\">Jawara Post<\/a>\u00a0<\/strong>\u2013 Seorang bocah, Ismi Nursaubah meninggal dunia setelah menjalani perawatan pada salah satu rumah sakit swasta di Gianyar Rabu (27\/2). Beberapa jam sebelum meninggal, gadis 12 tahun ini diketahui sempat digigit ular saat tidur di salah satu kamar pada rumah makan yang dikelola orang tuanya, Kelurahan Sampalangan, Kecamatan Gianyar.<\/p>\n<p>Pihak keluarga telah mengikhlaskan kejadian ini. Lantas membawa jenazah korban ke rumahnya di Jembrana untuk dimakamkan.<\/p>\n<p>Saat didatangi ke TKP, hanya ada paman korban, Ibrahim. Menurut Ibrahim, keponakanya itu digigit ular pada Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 Wita.<\/p>\n<p>Saat itu korban dan orangtuanya serta adiknya sedang tidur di kamar yang berada di pojok belakang warung. \u201cPagi sekitar jam 3, keponakan saya bangun karena digigit ular. Dia tidak nangis sama sekali, bahkan sempat bermain,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ular beracun tersebut diduga datang dari semak-semak yang berada di belakang kamar korban. Mengetahui di kawasan itu terdapat ular, Ibrahim pun mencari ular tersebut. \u201cSetelah ditangkap, saya tanya ke ibu keponakan saya, ular ini mau diapakan. Katanya, jangan dibunuh, biarin saja hidup, karena waktu itu keponakan saya tidak ada terlihat sakit,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ibrahim mengatakan\u00a0ular yang diduga menyebabkan tewasnya bocah kelas VI SD Negeri 7 Gianyar ini berukuran sebesar jari telunjuk, dengan panjang sekitar 50 centimeter (cm), berwarna hitam. Dikatakan setelah\u00a0ditangkap ular itu dimasukan ke botol, lalu dibuang ke Tukad Pakerisan.<\/p>\n<div>\n<div><strong><span class=\"ctaText\">Baca juga \u300b<a href=\"http:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/tak-manusiawi-di-bondowoso-ayah-genjot-anak-kandungnya\/\">TAK MANUSIAWI, Di Bondowoso Ayah Genjot Anak Kandungnya<\/a><\/span><\/strong><\/div>\n<\/div>\n<p>Usai membuang ular itu pada Rabu pagi sekitar pukul 06.00 Wita keponakanya menunjukan gejala sakit. Setelah\u00a0itu, merekapun membawa korban ke rumah sakit swasta terdekat.<\/p>\n<p>Namun\u00a0naas, nyawa keponakannya itu tidak tertolong. \u201cSempat diberi pertolongan oleh dokter, tapi keponakan saya tidak selamat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menurut Ibrahim, korban telah dipulangkan ke kampung halaman ayahnya di Jembrana untuk dimakamkan sekitar pukul 09.00 Wita.<\/p>\n<p>Sementara itu direktur RS Famili Husada dr. Made Koen Virawan menerangkan terkait laporan kronologis yang ia terima, bahwa pasien\u00a0Ismi Nursaubah datang ke RS Famili Husada Rabu pagi sekitar pukul 05.30 wita. Dikatakan kala itu korban sudah dalam keadaan syok.<\/p>\n<p>\u201cKejadiannya\u00a0jam setengah 4 pagi digigit ular, dikira anaknya biasa saja karena masih bisa lari-lari, setelah itu kondisinya menurun, lemas, kemudian baru diantar ke RS jam setengah enam pagi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dikatakan setiba di rumah sakit kondisi korban semakin memburuk. Pihaknya pun langsung memberikan penanganan, namun tidak berhasil, hingga akhirnya meninggal. \u201cKorban\u00a0sudah kritis di sel darah merah, coba dari setengah 4 dibawa ke sini kan langsung kita tangani,\u201d katanya.<\/p>\n<p><strong>Manik Astajaya\/bali<\/strong><\/p>\n<div class=\"code-block code-block-4\">\n<div class=\"paralax_div\">\n<div>\n<div>\n<div><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>GIANYAR BALI,\u00a0Jawara Post\u00a0\u2013 Seorang bocah, Ismi Nursaubah meninggal dunia setelah menjalani perawatan pada salah satu rumah sakit swasta di Gianyar Rabu (27\/2). Beberapa jam sebelum meninggal, gadis 12 tahun ini diketahui sempat digigit ular saat tidur di salah satu kamar pada rumah makan yang dikelola orang tuanya, Kelurahan Sampalangan, Kecamatan Gianyar. Pihak keluarga telah mengikhlaskan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9407,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[9,4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9406"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9406"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9406\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9408,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9406\/revisions\/9408"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9407"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9406"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9406"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jawarapost.com\/terkini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9406"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}