SITUBONDO, Jawara Post — Ketenangan warga Dusun Gudang Arang, Desa / Besuki, Situbondo, mendadak terusik. Dini hari (02.30 Wib) tiba tiba ada teriakan seorang wanita didalam kamarnya. Disangka hanya bercanda, ternyata wanita hamil muda itu sudah bersimbah darah didekat suaminya yang juga berlumuran darah.
Peristiwa berdarah ini terjadi dijalan Madura atau jalan Gudang Arang, RT 03 Rw. 03, Kampung Pecinan, Desa Besuki, Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Korban bernama Suci (22), sedang pelaku yang tak lain suaminya bernama Taufik alias Bebun (25) asal Krajan, Desa Langkap Kecamatan Besuki.
Menurut informasi yang diterima media ini, Suci (korban) dikabarkan sedang dalam kondisi hamil muda. Istri pelaku ini mengalami luka serius dibagian wajah dan lengan. Karena lukanya cukup serius, maka ia dilarikan ke RSU Abdorahem Situbondo, lalu di rujuk ke RSU Soebandi Jember.
Informasi nya, setelah pelaku membacok istrinya menggunakan pisau dapur, ia berusaha tenang dan keluar dari rumahnya, seraya mengejar paman korban yang sebelumnya bertanya apa soal kok sampai kejadian seperti itu.
Kabarnya, setelah mengejar paman korban, Taufik alias Bebun berjalan kearah selatan kemudian sampai disekitar toko madura yang biasa buka 24 jam. Mungkin pemilik toko bertanya, pelaku tersinggung lalu mengamuk dan mengakibatkan pemilik toko terluka dan patah tulang lengan kirinya.
“Karena mengamuk dan melukai pemilik toko, maka warga pada pagi harinya langsung mengejar pelaku. Mungkin, dalam perjalanan ke rumah orang tua pelaku yang tinggal di Krajan Desa Langkap, banyak korban yang dianiaya, sehingga ketika di rumahnya, Polisi yang mengamankan pelaku sempat bergesekan sama warga, ” ucap Eko, ketua RW Gudang Arang Besuki.
Seperti yang menyebar di medsos, penangkapan pelaku cukup genting, mengingat warga masyarakat geram dan hendak menghakimi pelaku. Bahkan, kabarnya ayah pelaku yang salah paham juga diamankan lantaran mengeluarkan sajam ketika pelaku hendak diringkus.
“Massa yang geram atas tindakan pelaku sempat bergerak untuk menghakimi. Namun, jajaran Polsek Besuki dibantu Tim Buru Sergap (Buser) Polres Situbondo bertindak sigap dan berhasil mengamankan pelaku dengan pendekatan persuasif, meskipun situasi sempat memanas, ” kata warga Langkap.
Sekadar diketahui, peristiwa tragis ini sontak viral di media sosial, termasuk di washap group dan akun tiktok. Sampai malam ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, sementara pelaku telah diamankan. Hanya saja, Taufik alias Bebun yang kuli bangunan itu, tidak disangka akan berbuat kejam pada istrinya.
Banyak kecaman dari warga masyarakat termasuk nitizen agar pelaku dihukum mati, ada sebagian meminta agar pelaku dibuang ke laut. Mengingat, pembuatan nya dinilai sangat sadis, apalagi terhadap istrinya yang sedang hamil muda anaknya. (tim)















