PROBOLINGGO Jawara Post – Sempat ramai menjadi perbincangan di media sosial, persoalan pemasangan banner rokok Sampoerna Magnum di Desa Bulang, Kabupaten Probolinggo, kini berakhir dengan komunikasi dan musyawarah secara kekeluargaan.
Banner tersebut terpasang di atas lahan milik Ummi Hairunnisak (55), warga Kraksaan. Persoalan yang sebelumnya sempat menjadi perhatian itu kemudian dibicarakan secara langsung antara pemilik lahan dan pihak terkait.
Pertemuan berlangsung di kediaman Ummi Hairunnisak. Hadir Taufik selaku Manager Area, serta Yoseb dan Firman yang merupakan koordinator lapangan (Korlap). Yoseb diketahui merupakan pihak dari vendor yang menangani pemasangan banner.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak saling berkomunikasi dan memberikan penjelasan terkait persoalan yang terjadi. Suasana kekeluargaan menjadi ruang untuk mencari penyelesaian tanpa memperpanjang persoalan.
Yoseb menyampaikan rasa syukurnya karena persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui komunikasi langsung dengan pemilik lahan.
Alhamdulillah, persoalannya sudah kami komunikasikan dengan baik bersama Ibu Ummi. Semuanya sudah clear secara kekeluargaan. Kami berharap ke depan koordinasi dan komunikasi bisa lebih baik lagi agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ujar Yoseb.
Sementara itu, Ummi Hairunnisak membenarkan bahwa persoalan tersebut telah dibicarakan dan diselesaikan secara kekeluargaan.
Alhamdulillah, sudah dibicarakan dan diselesaikan secara kekeluargaan. Bagi saya, yang terpenting persoalan ini sudah clear dan tidak ada lagi masalah. Semoga ke depan komunikasi dan koordinasi bisa lebih baik,” tutur Ummi.
Dengan adanya pertemuan tersebut, polemik pemasangan banner di Desa Bulang dinyatakan telah selesai secara kekeluargaan.
Bagi kedua pihak, komunikasi menjadi jalan untuk menyelesaikan persoalan. Sebuah kesalahpahaman tidak harus berujung panjang, ketika ruang dialog dibuka dan disikapi dengan itikad baik.
Ke depan, koordinasi dengan pemilik lahan diharapkan dapat terus dikedepankan dalam setiap pemasangan media promosi, sehingga kegiatan berjalan baik sekaligus menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat. (Fik)














