Usai Bacok Istrinya, Taufik Bebun Aniaya Warga Yang Lagi Ngopi

SITUBONDO, Jawara Post — Apes menimpa Iput, warga Desa Langkap Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Minggu (01/02/2026). Betapa tidak, ia harus alami patah tulang setelah berupaya mengejar orang yang pinjam paksa motornya ketika sedang asik ngopi di warkop depan Puskesmas Besuki.

Ceritanya, ketika Iput sedang nyantai ngopi di warkop 88, tiba tiba ada orang berlumuran darah memaksa pinjam motornya untuk pulang. Karena merasa tidak kenal, korban berpaya menahan dan mencoba berbuat baik mau antar pelaku pulang. Namun, pelaku langsung bawa motornya, korban pun coba mengejar.

Kemudian, pelaku berhenti dan korban langsung dianiaya. Kemungkinan besar saat berusaha membela diri itulah korban cidera patah tulang lengan kirinya, serta terluka dibagian kepalanya. Korban juga langsu mengamankan diri kenalan desa sekitar.

“Sebelumnya pelaku itu sudah bacok istrinya hingga kritis, kemudian mengamuk di toko madura di lokasi Gudang Arang, lalu aniaya orang dijalan, kemudian aniaya orang di warung PS, lalu aniaya korban di warkop ini. Jika tidak salah ada 5 korban termasuk istrinya yang hamil muda, ” kata Udi, warga Besuki.

Data yang diterima, pelaku bernama Taufik alias Bebun, warga Krajan Langkap Besuki, menikah dan ikut istrinya dijalan madura atau jalan Gudang Arang, Kampung Pecinan, Desa Besuki Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Pasangan muda ini kumpul sama orang tuanya, hanyablain kamar namun serumah.

Diceritakan, sekitar pukul 22.00 Wib, pelaku dan istrinya baru pulang naik motor. Entah apa yang terjadi, sekira pukul 01.00 Wib, ada teriakan dikamar pasangan muda ini. Ibu mertua pelaku yang dikamar sebelah, mengira hal itu biasa dan tak terjadi apa apa. Namun, kemudian ada teriakan histeris yang di dengan paman mertua pelaku.

Merasa curiga, paman korban langsung mendobrak pintu kamar pasutri (Taufik & Suci) ini. Ternyata, Suci sudah tergeletak bersimbah darah, juga pelaku tubuhnya berlumuran darah pula. Ketika ditanya, pelaku emosi lalu mengejar pamannya. Tak ingin celaka, paman mertuanya itu kabur mencari perlindungan.

Wajah pelaku (Taufik alias Bebun)

Pelaku yang tidak memaksa mengejar, beranjak pergi menuju arah rumahnya yang di Dusun Krajan, Desa Langkap, Kecamatan Besuki, Situbondo. Dalam perjalanannya itulah, pelaku berubah dan menganiaya orang. Sampai didepan Puskesmas Besuki, pelaku mencoba pinjam paksa motor orang yang sedang ngopi di warkop.

“Dari banyaknya korban disejumlah lokasi, maka warga banyak yang ikut mengejar pelaku. Sampai dirumahnya, polisi juga langsung mengamankan pelaku. Warga marah dan hendak menghakiminya, namun polisi berhasil lolos dan mengavakuasi pelaku beserta ayahnya, diamankan, ” timpal Zaini, warga Besuki.

Saat ini, korban yang tak lain istri pelaku sudah dirujuk ke RSU Soebandi Jember. Sedangkan Iput, korban diwarung kopi, terpaksa menjalani rawat inap dengan luka dibagian kepala dan lengan patah tulang. Keterangan resmi polisi membenarkan sementara ada 5 korban termasuk istrinya yang sedang hamil muda. (Tim)

 



Menyingkap Tabir Menguak Fakta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *