Ada 5 Mahasiswa Pulang Kampung Usai Dikarantina di Riau

PROBOLINGGO, Jawara Post—Sebanyak 5 orang mahasiswa asal Kabupaten Probolinggo yang menjalani karantina di Kepulauan Natuna, Kabupaten Riau, dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing. Mereka dipulangkan setelah 14 hari menjalani karantina bebas corona.

Hal ini disampaikan Rahmat Hidayatulla (22), salah satu dari 5 mahasiswa yang akan dipulangkan. Menurut warga Desa Sumberkatimoho, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo itu, total ada sekitar 65 mahasiswa asal Jawa Timur, termasuk dirinya, yang menjalani karantina.

“Kalau dari Kabupaten Probolinggo ada 5 orang. Semuanya akan pulang hari ini. Tadi berangkat sekitar pukul 13.00 Wib dari Natuna,” kata Rahmat Hidayatulla, saat dikonfirmasi, Sabtu (15/2/2020), sore.

Dari Riau, lanjut Dayat, sapaan akrab Rahmat Hidayatulla, mereka diterbangkan menuju Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Selanjutnya, sekitar pukul 16.00 Wib, akan diberangkatkan menuju Bandara Internasional Juanda Surabaya.

“Setelah penerbangan dari Jakarta ke Surabaya, apakah akan langsung dipulangkan ke rumah atau masih ada agenda lain, saya masih kurang tahu,” tutur Dayat.

Terpisah, Ibunda Dayat, Uswatun Hasanah (55) mengaku sudah tak sabar untuk cepat-cepat berjumpa dengan sang buah hatinya. Bahkan ia sempat ingin menjemput buah hatinya yang kedua itu ke Bandara Surabaya, akan tetapi tidak diperkenankan.

“Seneng rasanya anak mau pulang, apalagi keadaannya baik. Tadi sempat telpon, ingin jemput di bandara tapi sama anak saya suruh jemput di Terminal Bayuangga Probolinggo saja,” kata Uswatun saat ditemui di rumahnya.

Sekedar informasi, total terdapat 238 Warga Negara Indonessia (WNI) yang menjalani Karantina di Kepulauan Natuna, 5 orang diantaranya berasal dari Kabupaten Probolinggo. Mereka adalah Febry Halim Cahyadi (22) asal Kecamatan Maron, dan Rahmad Hidayatullah (22) warga Kecamatan Krejengan.

Tiga orang lainnya, adalah Mohammad Nadhif (19) dan Dewfi Zhafira (18), keduanya warga Kecamatan Paiton, terakhir adalah M. Arif Saifullah (20) asal Kecamatan Tiris. (ysf)



Menyingkap Tabir Menguak Fakta