๐๐ฅ๐ข ๐๐ข๐ญ ๐๐ฆ๐ฏ๐ข๐ณ๐ช๐ฌ ๐๐ข๐ญ๐ข๐ฎ
๐ฆ๐ง๐ฅ๐๐ง๐๐๐ ๐ฃ๐๐ฅ๐ง๐๐๐๐ก๐๐ก ๐ฃ๐ฅ๐๐๐ข๐ช๐ข
Amerika Serikat saat ini telah menempatkan 10.000 pasukan daratnya di sekitar Filipina. Dan berdasarkan sumber info pribadi, seorang anggota militer Singpra, menceritakan bahwa, di negara tsb pun sudah ditempatkan secara diam-diam sejumlah personel militer dan peralatan perang Amerika Serikat.
Kedua informasi tadi mempertegas bahwa kawasan lingkaran Laut China Selatan sudah seperti Timur Tengah. Yaitu tempat berkumpul dan terkonsentrasinya kekuatan militer AS. Karena basis militer AS sebelumnya sudah ada di Korea Selatan, begitu pun di Jepang. Personel, senjata dan peralatan perang AS memenuhi beberapa gugus pulau di negara Jepang.
Indonesia melalui kebijakan Presiden Prabowo telah meningkatkan target penguatan TNI dari sekedar ๐๐๐b(๐๐ช๐ฏ๐ช๐ฎ๐ถ๐ฎ ๐๐ด๐ด๐ฆ๐ฏ๐ต๐ช๐ข๐ญ ๐๐ฐ๐ณ๐ค๐ฆ) yang โMinimalโ menjadi ๐๐๐ (๐๐ฑ๐ต๐ช๐ฎ๐ถ๐ฎ ๐๐ด๐ด๐ฆ๐ฏ๐ต๐ช๐ข๐ญ ๐๐ฐ๐ณ๐ค๐ฆ). Saya akan menyoroti khusus Matra Darat atau TNI AD.
Pada MEF ada 106 Batalyon tempur di tubuh TNI AD. Tetapi pada OEF yang dicanangkan sejak 2025, jumlah personel tempur darat ditingkatkan menjadi ๐ณ๐ฑ๐ฌ ๐๐๐ง๐๐๐ฌ๐ข๐ก ๐ง๐๐ ๐ฃ๐จ๐ฅ. Jika ditambah dengan ๐ญ๐ฌ๐ฌ ๐๐๐ง๐๐๐ฌ๐ข๐ก ๐ฃ๐๐ ๐๐๐ก๐๐จ๐ก๐๐ก yang sudah dibentuk sebelumnya maka ada total 850 Batalyon TNI AD. Atau sekitar 600.000 – 850.000 personel (Info AI).
Sebelum kita menarik benang merahnya, kita lihat perang Iran-Israel yang saling berkirim rudal dan drone tanpa melibatkan personel darat / Infanteri. Tujuannya hanya MENGHANCURKAN wilayah musuh. Bandingkan dengan perang Rusia- Ukraina yang selain rudal, drone dan pesawat, ada pengerahan sejumlah besar pasukan darat untuk misi MEMPERTAHANKAN wilayah sendiri dan atau MEREBUT wilayah musuh.
Peningkatan jumlah pasukan tempur TNI AD dari 106 menjadi 750 Batalyon Tempur (plus 100 Batalyon Pembangunan), dimana ada peningkatan ekstrim sebanyak 800% atau 8 kali lipatnya, bisa kita baca sebagai antisipasi adanya potensi peperangan darat dengan negara tetangga. Yang tentunya akan mengancam batas kedaulatan negara. Apalagi dalam OEF disebutkan bahwa kekuatan pertahanan akan ditambah di KALIMANTAN dan PAPUA. Kedua pulau ini berbatasan darat dengan negara tetangga.
Keberadaan sekitar total 130.000 prajurit AS di kawasan Laut China Selatan, dan peningkatan jumlah personel TNI AD tidak bisa tidak memberikan sinyal bahwa ada potensi besar perang darat di wilayah tsb. Jika mengacu pada issue saat ini, maka perebutan sumber energi menjadi pemicunya dengan skenario Sengketa Wilayah. Apalagi, baru-baru ini ditemukan cadangan energi gas alam yang sangat besar di Kalimantan.
๐๐๐ฆ๐๐ ๐ฃ๐จ๐๐๐ก๐ก๐ฌ๐:
โถ๏ธ Presiden Prabowo tidak mau santai dengan situasi tenang dan damai saat ini. Beliau menghindari perang dengan membangun kekuatan pertahanan yang Bersiap Untuk Perang.
โถ๏ธ Jika Indonesia lengah dan kehilangan pulau kecil lagi seperti sebelumnya, maka garis perbatasan laut pun akan bergeser, yang bisa saja mengiris wilayah laut kaya energi dan jatuh ke kepemilikan negara tetangga berikut kekayaan energi yang ada di dalamnya.
๐๐๐๐ข๐๐๐ : ๐๐๐ก๐๐ง๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ก, ๐๐๐ ๐๐๐๐๐















