IJAZAH SHOLAWAT DARI AL HABIB SHOLEH TANGGUL JEMBER JAWA TIMUR

SHALAWAT ini dipercaya dapat memberikan karomah kepada pengamalnya. Selain itu, rutin mengamalkan sholawat Habib Sholeh Tanggul juga dapat memberikan kemudahan dalam tercapainya hajat.

Terdapat dua pendapat yang menyebutkan mengenai lahirnya sholawat Habib Sholeh Tanggul ini. Pendapat pertama menyebutkan bahwa sholawat ini diberikan langsung oleh Rasulullah SAW kepada Habib Sholeh bin Muhsin

Pada suatu hari, Habib Sholeh sedang melakukan ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW di Madinah. Kemudian, beliau mendengar suara sayup-sayup yang melafalkan bunyi shalawat di kupingnya yang diyakini sebagai suara Nabi Muhammad SAW.

Pendapat kedua menyebutkan bahwa sholawat ini muncul saat Habib Sholeh sedang melakukan khalwat. Pada saat itu, beliau melakukan khalwat dengan tidak makan, tidak minum, tidak tidur, dan tidak bertemu dengan siapapun selama 3 tahun. Kemudian, dalam proses khalwatnya tersebut, beliau mendengar suara pelan yang melafalkan bunyi sholawat. Mulai hari itu, beliau menghafalkan sholawat Manshub atau yang lebih dikenal dengan sebutan sholawat Habib Sholeh Tanggul.

Bunyi bacaan sholawat habib Sholeh Tanggul adalah sebagai berikut:

ا اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَغْفِرُ بِهَا الذُّنُوبَ وَتُصْلِحُ بِهَا الْقُلُوبَ وَتَنطَلِقُ بِهَا الْعُصُوبُ وَتَلِينُ بِهَا الصُّعُوبُ وَعَلَى آلِهِ وصحبه ومن إليه منسوب

“Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad. Sholatan taghfiru biha dzunub, wa yuslihu bihal qulub, wa tantholiqu bihal usub wa talinu biha su’ub wa ala alihi wa shohbihi waman ilaihi mansub”

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah Rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad yang dengannya engkau ampuni kami, Engkau perbaiki hati kami menjadi lancar urat-urat kami, menjadi mudah segala kesulitan, juga kepada keluarganya dan para sahabatnya beserta orang-orang dinasabkan (dinisbatkan) kepada beliau.”

Sholawat ini dibaca secara Ganjil 11 atau 21 setiap selesai sholat fardhu. kalo punya hajat mendesak di baca 41 kali/101 kali

Sebelum membaca sholawat ini diawali dengan tawasul dulu, yaitu;

1. Tawasul hadiah Al-Fatihah kepada Nabi Muhammad SAW.

2. Tawasul hadiah Al-fatihah kepada Habib Sholeh Tanggul.

Keutamaan dari amalan Sholawat mansub.

Siapapun yang Istiqomah membacanya, akan diberikan kebahagiaan dunia akhirat, dimudahkan segala urusannya, Dilembutkan hatinya, diberkahi anak turunnya, diberikan Rizki yang tidak disangka- sangka, diwafatkan dalam keadaan Husnul khotimah, dan dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang La khoufun alaihim wala hum yahzanun (tidak ada ketakutan lagi bagi mereka dan tidak pula mereka bersedih hati).

Dikisahkan, Habib Sholeh Tanggul (Habib Sholeh bin Muhsin al-Hamid) adalah seorang ulama kharismatik keturunan Rasulullah SAW yang berdakwah di Tanggul, Jember, Jawa Timur, terkenal dengan kezuhudan, kedermawanan, dan karomahnya, serta makamnya di Tanggul menjadi tujuan ziarah penting dan haul tahunannya dihadiri ribuan peziarah, mengamalkan ajaran akhlak mulia dan ijazah seperti Shalawat Mansub.

Latar Belakang & Hijrah 

Berasal dari Hadramaut, Yaman, ia hijrah ke Jawa sekitar tahun 1920-an dan menetap di Jember hingga wafat.Beliau adalah keturunan ke-39 dari Rasulullah SAW.

Kharisma & Karomah

Dikenal sebagai Wali Qutb, yaitu tingkatan kewalian tertinggi. Memiliki sifat dermawan, sederhana, dan bijaksana, menjadikannya teladan bagi umat. Dikenal karena banyak karomah (anugerah luar biasa) yang terjadi dalam hidupnya.

Peninggalan & Pengaruh

Makam:

Makamnya di Tanggul, Jember, selalu ramai diziarahi sebagai tempat bertawasul dan mencari ketenangan batin, dekat dengan stasiun kereta api.

Ijazah:

Mengijazahkan bacaan Shalawat Mansub (Sholawat untuk mengampuni dosa, memperbaiki hati, menghilangkan penyakit, dan melunakkan kesulitan).

Haul:

Acara tahunan haul memperingati wafatnya selalu dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah, menampilkan pembacaan shalawat, maulid, dan tausiyah.

Kisah Terkenal

Kisah tentang makanan yang “tiba-tiba” ada saat beliau ingin menjamu tamu di Majlis Kwitang, menunjukkan karomahnya dalam memuliakan tamu (ikram duyuf).

SEMOGA kita semua mendapat hujanan Rahmat Allah, semoga Allah memberikan kepada kita apa yang diberikan kepada Habib Sholeh, dan semoga madad, barokah, asror, nafahat, anwar, dan nadzroh para wali Allah selalu mengalir kepada kita.

Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin.



Menyingkap Tabir Menguak Fakta